Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Ulama Malaysia Larang Kucing Diperjualbelikan

image-gnews
scx.hu
scx.hu
Iklan

TEMPO.CO, Kuala Lumpur  - Ketua Komite Kerja Himpunan Ulama Muda Malaysia (ILMU), Dr Fathul Bari Mat Jahaya mengatakan kepada masyarakat Islam di Malaysia untuk tidak melakukan transaksi jual beli kucing.

Menurut Jahaya, baik membeli maupun menjual kucing adalah haram hukumnya dalam ajaran agama Islam.

Melalui rekaman video programnya, Fokus Kitab Ahli Sunnah (Fokus) Fathul yang juga merupakan Exco Pemuda Umno mengatakan, larangan itu adalah berdasarkan hadis dari Nabi Muhammad.

Baca juga: Ajaib, Bayi Ini Bertahan Hidup Meski Ditusuk dan Dikubur  

"Contoh ini mungkin mengejutkan kita, tapi memang betul pun dalam Hadis, nabi melarang jual beli kucing, jadi kita harus menghindari berbisnis dalam hal ini," katanya, seperti yang dilansir Sinar Harian pada 25 Februari 2016.

Namun, Fathul mengatakan larangan tersebut bukan berarti bahwa orang Islam tidak boleh memiliki kucing. Hanya saja proses untuk mendapatkannya bukan melalui transaksi jual beli.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Kita boleh memeliharanya ataupun menjaganya. Ketika melihat kucing di pinggir jalan maka ambilah dan rawatlah dia," katanya.

Baca juga: Kuburan Islam Tertua di Eropa Ditemukan di Prancis

Dia menambahkan bahwa larangan ini adalah perintah Allah. "Jadi apa yang harus kita lakukan adalah cuma mentaati perintah Allah.  "Kenapa dilarang, apa masalahnya? Ini bukan soal kita suka atau tidak tapi itu soal larangan dari ALLAH," ucap Fathul.

Pengumuman Fathul tersebut dibuat karena dia percaya bahwa banyak umat muslim bahkan hampir seluruhnya yang tidak mengetahui perihal hal tersebut.

SINAR HARIAN ONLINE|MALAYSIA KINI|YON DEMA

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kalahkan Jepang dan Singapura, Malaysia jadi Destinasi Wisata Favorit di Asia

8 jam lalu

Sebuah keluarga berlari di sebuah taman dekat Menara Kembar Petronas ketika Malaysia membuka kembali sebagian besar bisnis, di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin,  4 Mei 2020. REUTERS/Lim Huey Teng
Kalahkan Jepang dan Singapura, Malaysia jadi Destinasi Wisata Favorit di Asia

Sebuah survei dari lembaga di Amerika, Insider Monkey, menyebut Malaysia sebagai destinasi favorit berdasarkan beberapa indikator,


Cemarkan Citra Pariwisata Malaysia di Depan Turis Asing, Sopir Taksi Online Diperiksa

8 jam lalu

Suasana di sekitar kuil Batu Caves di Batu Caves, Selangor, Malaysia, 11 Juli 2017. Kuil tempat umat Hindu beribadah ini menjadi objek wisata wajib bagi wisatawan yang mengunjungi ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur. TEMPO/Charisma Adristy
Cemarkan Citra Pariwisata Malaysia di Depan Turis Asing, Sopir Taksi Online Diperiksa

Pengemudi taksi online itu menjemput seorang turis Inggris lalu bercerita tentang Malaysia yang menurut dia bukan tempat yang baik bagi turis asing.


Asal-Usul Suku Bajo yang Diusir Malaysia, Kerabatnya di Indonesia hingga Filipiina

12 jam lalu

Foto udara ribuan perahu berada di perairan wanci saat deklarasi perlindungan dan pengelolaan cagar biosfer di Pelabuhan Pangulu Belo, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Rabu 1 Mei 2024. Ratusan perahu kayu nelayan suku bajou dan seni bela diri serta tarian khas suku bajau di pertunjukan saat deklarasi suku Bajau dalam melindungi dan mengelola cagar biosfer di Wakatobi yang dihadiri 9 negara. ANTARA FOTO/Andry Denisah
Asal-Usul Suku Bajo yang Diusir Malaysia, Kerabatnya di Indonesia hingga Filipiina

Suku Bajo di Malaysia berkerabat dekat dengan yang berada di Indonesia dan Filipina. Bahasa yang digunakan sama.


Rekap Wakil ASEAN di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Lolos Putaran Ketiga, Thailand dan Malaysia Kandas

1 hari lalu

Antusias supporter Indonesia saat menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia vs Filipina pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa, 11 Juni 2024. Sebanyak 64.942 supporter memadati GBK, dalam pertandingan Timnas Indonesia berhasil mengalahkan FIlipina dengan skor 2-0, yang dicetak oleh Thom Jan Haye (menit ke-31) dan Rizky Ridho (56). TEMPO/ Febri Angga Palguna
Rekap Wakil ASEAN di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Timnas Indonesia Lolos Putaran Ketiga, Thailand dan Malaysia Kandas

Timnas Indonesia menjadi satu-satunya wakil ASEAN yang melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.


216 WNI dari 7 Detensi Imigrasi di Malaysia Dipulangkan ke Indonesia

2 hari lalu

Pada 10 Juni 2024 Kementerian Luar Negeri telah memulangkan 216 WNI kelompok rentan yang tinggal di 7 detensi imigrasi di Malaysia. sumber: dokumen Kemlu
216 WNI dari 7 Detensi Imigrasi di Malaysia Dipulangkan ke Indonesia

216 WNI yang tinggal di tujuh detensi imigrasi di Malaysia, dipulangkan ke Indonesia.


Apa Beda Tapera Indonesia dengan Tabungan Perumahan Rakyat di Singapura, Australia, Cina, dan Korea Selatan

2 hari lalu

Peserta tabungan perumahan rakyat (Tapera) membaca brosur di Kantor Pelayanan Badan Pengelola Tapera, Jakarta, Selasa 4 Juni 2024. Presiden Joko Widodo menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang perubahan atas PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tapera sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan dan akuntabilitas pengelolaan dana Tapera. TEMPO/Tony Hartawan
Apa Beda Tapera Indonesia dengan Tabungan Perumahan Rakyat di Singapura, Australia, Cina, dan Korea Selatan

Ramai-ramai soal Tapera di Indonesia. Ini bedanya tabungan perumahan rakyat di Korea Selatan, Australia, hingga Singapura.


3 Cara ke Genting Highlands Malaysia, Bisa Pakai Bus hingga Taksi

2 hari lalu

Ketahui cara ke Genting Highland, Malaysia.  Foto: Canva
3 Cara ke Genting Highlands Malaysia, Bisa Pakai Bus hingga Taksi

Ketahui cara ke Genting Highlands, Malaysia. Anda bisa menggunakan bus, taksi, atau travel. Berikut kisaran harganya.


Top 3 Dunia: Kekuatan Militer Negara Arab hingga Profil Suku Bajo yang Diusir Malaysia

2 hari lalu

Pasukan keamanan Arab Saudi melakukan parade militer untuk persiapan haji tahunan di Mekkah, Arab Saudi, 3 Juli 2022. Pasukan Arab Saudi mengadakan simulasi dari situasi pengejaran dan penangkapan, sementara paramedis lakukan simulasi respons cepat untuk pengangkatan udara ke tempat yang aman. REUTERS/Mohammed Salem
Top 3 Dunia: Kekuatan Militer Negara Arab hingga Profil Suku Bajo yang Diusir Malaysia

Top 3 dunia adalah kekuatan militer negara-negara Arab yang bisa mengalahkan Israel hingga siapa suku Bajo yang diusir di Malaysia.


Mengenal Suku Bajo, Pelaut Tangguh yang Rumahnya Dibakar Pemerintah Malaysia

3 hari lalu

Siswa sekolah dasar Suku Bajo berjalan pulang dari sekolahnya di Pulau Papan, Kepulauan Togean, Sulawesi Tengah, Senin, 1 Agustus 2016. Sebagian besar anak-anak Suku Bajo tidak melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi akibat kurangnya akses pendidikan. TEMPO/Fahmi Ali
Mengenal Suku Bajo, Pelaut Tangguh yang Rumahnya Dibakar Pemerintah Malaysia

Suku Bajo adalah kelompok etnis dari Asia Tenggara yang dikenal dengan budaya maritim yang kuat


Menteri Malaysia Sebut Suku Bajo Sengaja Bakar Rumah untuk Cari Simpati

3 hari lalu

Anak-anak suku Bajo di Pulau Papan berlari saat bermain layang-layang dalam acara Togean Internasional Oceanic Festival (TIOF) 2018 di Kepulauan Togean, Tojo Una-una, Sulawesi Tengah, Rabu, 8 Agustus. TEMPO/Nita Dian
Menteri Malaysia Sebut Suku Bajo Sengaja Bakar Rumah untuk Cari Simpati

Malaysia mengusir ratusan suku Bajo dan membakar rumahnya. Menteri Malaysia membela diri.