Agar Anak Bekerja, Pengacara Ini Rela Kasih Uang Rp 78 Juta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mata uang dollar. TEMPO/Imam Sukamto

    Ilustrasi mata uang dollar. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Madrid - Seorang pensiunan pengacara Spanyol dilaporkan telah membuat iklan di koran menawarkan uang US$ 5.600 atau Rp 78, 87 juta untuk siapa saja yang akan mempekerjakan anaknya, 39 tahun, seorang pengangguran yang telah memiliki seorang anak.

    "Pensiunan menawarkan 5.600 dolar kepada perusahaan yang mempekerjakan anaknya yang menganggur, berkualitas, bertanggung jawab, dan bekerja keras dengan referensi yang baik, membayar sesuai dengan kontrak, keputusan mutlak," bunyi iklan di koran El Heraldo de Aragon, sebagaimana dikutip ABS-CBN News, 4 September 2015.

    Ia mengatakan kepada surat kabar bahwa dia tidak bisa melihat anaknya menderita tanpa melakukan apa-apa. "Iklan itu mungkin terlihat tidak bermartabat, tapi saya kehilangan rasa malu," ucap pria yang tidak mau menyebutkan namanya itu. Anaknya telah menganggur selama beberapa bulan.

    Statistik pemerintah menunjukkan jumlah pensiunan di Spanyol naik 8,3 persen sejak 2008 hingga 2012. Sebaliknya, pendapatan dari orang berusia 30-44 tahun--populasi terbesar dalam usia kerja--turun 2,8 persen karena kehilangan pekerjaan atau upahnya dipotong. Banyak keluarga dikatakan mengalami nasib serupa keluarga pensiunan pengacara tersebut.

    Ia juga menuturkan kepada surat kabar bahwa dia telah mendapat sekitar 20 panggilan, dan banyak dari mereka yang bertanya perihal uang yang ditawarkannya.

    Kekhawatiran tentang pengangguran di Spanyol--tertinggi kedua di Eropa dengan 22,4 persen--menjadi salah satu poin yang dibicarakan selama kampanye pemilihan umum yang akan diselenggarakan pada Desember nanti.

    Perdana Menteri Mariano Rajoy, yang berdasarkan jajak pendapat diperkirakan mengalami pengurangan suara, berusaha mengatasi skeptisisme. Ia menyatakan pemulihan ekonomi benar-benar akan segera dilakukan.

    ABS-CBN NEWS | MECHOS DE LAROCHA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.