Ledakan di Nigeria, 47 Tewas dan 52 Cedera  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga melakukan pengecekan di lokasi terjadinya pemboman di pasar di Maiduguri, Nigeria, 22 Juni 2015. Dua gadis meledakkan dirinya didekat masjid yang ramai dan menewaskan sekitar 30 orang yang merupakan kota kelahiran Boko Haram. AP/Jossy Ola

    Sejumlah warga melakukan pengecekan di lokasi terjadinya pemboman di pasar di Maiduguri, Nigeria, 22 Juni 2015. Dua gadis meledakkan dirinya didekat masjid yang ramai dan menewaskan sekitar 30 orang yang merupakan kota kelahiran Boko Haram. AP/Jossy Ola

    TEMPO.CO, Kano - Sebuah ledakan terjadi di timur laut negara bagian Borno, Nigeria, yang menewaskan sedikitnya 47 orang dan melukai 52 korban lainnya. 

    Sumber militer mengatakan serangan mematikan ini diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata Boko Haram, yang dituding kerap melakukan aksi serupa dalam beberapa pekan terakhir ini di Nigeria. "Mereka melakukan serangan di Kota Sabon Hari pada pukul 13.30 waktu setempat, Selasa, 11 Agustus 2015," kata sumber yang tidak bersedia disebutkan namanya.

    Wartawan Al Jazeera, Ahmed Idris, dalam laporannya dari Kota Kano mengatakan serangan tersebut berlangsung di pasar hewan. "Menurut sumber di tempat kejadian, aksi ini adalah bom bunuh diri yang dilakukan oleh seorang perempuan," ujar Idris. 

    Dia menambahkan, keamanan saat ini ditingkatkan di tempat kejadian oleh pasukan multinasional, sebuah koalisi negara-negara Afrika yang berperang melawan Boko Haram.

    "Kami menerima sedikitnya 47 korban tewas dan setidaknya 50 orang luka-luka di pasar Sabon Gari," tutur seorang perawat di rumah sakit umum Biu kepada kantor berita AFP. Perawat yang tak bersedia menyebutkan namanya ini menerangkan bahwa para korban itu mengalami luka-luka akibat ledakan hebat dan kemungkinan jumlah korban tewas bisa bertambah. 

    "Ledakan itu berlangsung di dalam pasar di bagian blok telepon seluler, tak jauh dari kios hewan ternak," ucap Yuram Bura, anggota kelompok relawan yang bertempur melawan Boko Haram bersama militer Nigeria.

    AL JAZEERA | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.