Angkatan Laut Myanmar Kawal Perahu Imigran ke Bangladesh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Angkatan Laut Myanmar berhasil menangkap perahu peti kemas yang berisikan para imigran di pulau Leik, laut Andaman, 31 Mei 2015. Sebanyak 700 imigran berada di kapal petikemas saat berhasil ditangkap di laut Andaman. REUTERS/Soe Zeya Tun

    Angkatan Laut Myanmar berhasil menangkap perahu peti kemas yang berisikan para imigran di pulau Leik, laut Andaman, 31 Mei 2015. Sebanyak 700 imigran berada di kapal petikemas saat berhasil ditangkap di laut Andaman. REUTERS/Soe Zeya Tun

    TEMPO.CO, Yangon - Angkatan Laut Myanmar mengawal sebuah perahu kayu berisi 727 imigran ke perairan Bangladesh, empat hari setelah mencegatnya di Laut Andaman. Keterangan tersebut disampaikan Kementerian Informasi Myanmar, Selasa, 2 Juni 2015.

    Para imigran yang diduga kaum Rohingya itu ditemukan pada Jumat pekan lalu dalam keadaan terpung-apung di tengah laut. Selanjutnya, mereka dipindahkan ke kapal nelayan untuk dibawa ke Bangladesh. Menurut juru bicara keprsidenan, Ye Htut, mereka diarahkan ke Bangladesh.

    "Angkatan Laut Myanmar mengawal mereka hingga ke perairan Bangladesh. Kami menyediakan air bersih, makanan, dan bahan lainnya untuk mereka," katanya kepada kantor berita Reuters melalui telepon.

    Ye Htut melanjutkan, "Hal ini berdasarka keinginan mereka, kami akan bekerjasama dengan mereka untuk mengirimnya kembali ke Bangladesh." Namun demikian Ye Htut tidak menjelasakan darimana para imigran itu berasal.

    Sebelumnya, pada Senin, 1 Juni 2015, pemerintah Myanmar menjelaskan bahwa pasukan Angkatan Laut menahan mereka selama tiga hari setelah ditangkap di peraian Laut Andaman pada Jumat pekan lalu.

    "Pemerintah memeriksa indentias mereka, menanyakan apa yang mereka ingin lakukan, dan mereka ingin pergi kemana," kata Ye Htut. "Biasanya, hampir seluruhnya ingin kembali ke Bangladesh, jadi kami bisa mengatur sesuai dengan keinginan mereka."

    AL JAZEERA | NEWS.YAHOO | CHOIRUL AMINUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.