Badai Salju, AS Batalkan 1.100 Penerbangan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tumpukan salju di wilayah Buffalo, New York, Amerika. AFP/John Normile/GETTY IMAGES

    Tumpukan salju di wilayah Buffalo, New York, Amerika. AFP/John Normile/GETTY IMAGES

    TEMPO.CO, New York - Badai salju terburuk akan menghantam kawasan timur laut Amerika Serikat. Badai ini diperkirakan akan menjadi badai terdashyat dalam sejarah Amerika Serikat.

    Badan Cuaca Nasional Amerika Serikat memperkirakan ketebalan salju di darat mencapai 90 sentimeter. Karena itu, warga di kawasan timur laut Amerika diperingatkan untuk bersiap-siap menghadapi kemungkinan terburuk. Wali Kota New York Bill de Blasio pun mengimbau warganya agar bersiaga. "Ini bisa menjadi badai salju terbesar dalam sejarah kota ini," kata Bill de Blasio seperti dilansir The New York Times, Ahad, 25 Januari 2015.

    Semua kota di kawasan pantai timur laut, dari New York, Maine, Connecticut, hingga Rhode Island, saat ini dalam kondisi waspada. Dampak badai salju terparah akan dialami Kota New York hingga Boston. Badai salju ini akan menyapu kota-kota ini pada Senin malam, 26 Januari 2015, hingga keesokan sore harinya.

    Dengan badai salju sebesar itu, keberangkatan lebih dari 1.100 pesawat dibatalkan. Pesawat-pesawat itu tadinya akan terbang pada Senin pagi.

    Selain itu, sejumlah warga di kawasan yang terancam terkena badai salju parah mulai menimbun makanan, air, dan barang kebutuhan hidup mereka lainnya.

    CORA AMYRA UQIYANUS | NEW YORK TIMES | WASHINGTON POST

    Baca juga:
    Polisi Kirim Data Outlander Maut ke Jepang
    Kisruh KPK-Polri, Jay Gemas Jokowi Digerogoti PDIP
    Demi BBM Subsidi, Ini Cara Ilegal Pemilik Kapal
    Freeport Dapat Izin Ekspor 580 Ribu Ton


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.