Raja Arab Saudi Wafat, Dunia Sampaikan Duka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Barack Obama bertemu dengan Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdulaziz di gedung Oval Office,  White House, Washington 29 Juni 2010. Meninggalnya Raja Abdullah diperkirakan akan menyebabkan harga minyak melonjak. REUTERS/Larry Downing

    Presiden Barack Obama bertemu dengan Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdulaziz di gedung Oval Office, White House, Washington 29 Juni 2010. Meninggalnya Raja Abdullah diperkirakan akan menyebabkan harga minyak melonjak. REUTERS/Larry Downing

    TEMPO.COJakarta - Kematian Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz mengundang ungkapan belasungkawa dari berbagai belahan dunia.

    Salah satu ungkapan belasungkawa itu datang dari Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Obama merilis pernyataan dukacitanya di situs resmi Gedung Putih.

    "Dengan rasa hormat yang mendalam, saya mengungkapkan belasungkawa saya dan simpati dari rakyat Amerika untuk keluarga Raja Abdullah bin Abdul Aziz dan kepada rakyat Arab Saudi," tulis Obama.

    "Sebagaimana negara kita bekerja sama untuk menghadapi banyak tantangan, saya selalu menghargai perspektif Raja Abdullah dan persahabatan kami. Sebagai seorang pemimpin, ia selalu jujur dan memiliki pendirian kuat. Salah satunya adalah keyakinan teguh dalam pentingnya hubungan AS-Saudi sebagai kekuatan untuk stabilitas dan keamanan di Timur Tengah dan sekitarnya. Kedekatan dan kekuatan kemitraan antara kedua negara kita adalah bagian dari warisan Raja Abdullah. Semoga Tuhan memberinya kedamaian." (Baca: Raja Abdullah Wafat, Harga Minyak Melambung)

    Perdana Menteri Inggris David Cameron juga menyatakan dukacitanya. "Dia akan diingat atas pengabdiannya kepada Kerajaan (Arab Saudi), atas komitmennya terhadap perdamaian dan untuk memperkuat pemahaman antaragama. Saya mendoakan keluarga Kerajaan Saudi dan rakyatnya pada waktu yang menyedihkan ini," tuturnya.

    Cameron juga berharap agar hubungan Kerajaan Arab Saudi dan Inggris terus berlanjut. "Saya sangat berharap hubungan panjang dan mendalam antara dua kerajaan kita akan berlanjut dan bahwa kita dapat terus bekerja sama untuk memperkuat perdamaian dan kesejahteraan dunia."

    Perdana Menteri India Narendra Modi pun turut menyatakan belasungkawanya lewat akun Twitter-nya. "Beberapa hari lalu, saya berbicara dengan Putra Mahkota Salman dan menanyakan kesehatan Raja Abdullah. Berita tentang wafatnya Raja Abdullah sangat menyedihkan," katanya.

    Kementerian Luar Negeri mewakili pemerintah Indonesia menyatakan turut berdukacita. "Indonesia turut berdukacita atas wafatnya Yang Mulia Raja Saudi Arabia," tulis Kemenlu lewat akun Twitter-nya.

    CCTV AMERICA | ITV | WINONA AMANDA



    Baca juga:
    BW Ditangkap, Polisi Terkesan Balas Dendam
    BW Ditangkap, Mabes: Bukan Perlawanan Polri
    Kronologi Penangkapan Bambang Widjojanto
    Bambang Widjojanto Ditangkap, Megawati Ulang Tahun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.