Bus Salah Berhenti, Kakek Lempar Granat ke Sopir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • gunaxin.com

    gunaxin.com

    TEMPO.CO , Beijing: Seorang kakek melakukan tindakan mengejutkan saat bus yang ditumpanginya berhenti bukan di tempat yang ia mau. Kakek asal Cina itu langsung melemparkan granat tangan ke arah sopir.

    Rekaman CCTV menunjukkan Wang Shichao, 77 tahun, mengeluarkan granat era Perang Dunia I dari saku jaketnya. Ia melemparkan ke arah sopir. Beruntung granat tersebut tidak meledak, hanya mengeluarkan asap putih.

    Juru bicara kepolisian Jinhua, Provinsi Jezhiang, sebelah timur Cina, mengatakan si kakek berniat menggunakan granat tersebut untuk membalas dendam kepada sopir bus. “Si sopir melewatkan tempat dia seharusnya berhenti, dan dia berniat melakukan aksi bunuh diri,” kata juru bicara kepolisian tersebut. “Beruntung, dia dan si sopir selamat.”

    Di depan Pengadilan Rakyat Distrik Wungcheng, Wang mengaku kesal kepada si sopir. Ia mengatakan si sopir selalu salah berhenti. “Saya sudah berkali-kali protes, tapi dia malah mencemooh saya. Itulah yang membuat saya membawa granat dan membalas dendam,” katanya.

    Pengacara Wang meminta hakim membebaskan si kakek dengan alasan umur, kesehatan, dan inilah pertama kalinya ia terlibat dalam sebuah aksi kriminal.

    MIRROR | RAJU FEBRIAN

    Berita lain:
    Ini Kronologi Penembakan Terduga Teroris di Kediri

    Soal Kapolri, Jokowi Bicara dari Hati ke Hati

    Budi Gunawan Tinggalkan Istana tanpa Senyum  




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.