Patah Hati, Wanita Cina Menginap Seminggu di KFC  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Restoran KFC di Beijing, Cina, 31 Juli 2014. AP/Ng Han Guan

    Restoran KFC di Beijing, Cina, 31 Juli 2014. AP/Ng Han Guan

    TEMPO.CO, Sichuan - Gara-gara diputus pacarnya, wanita asal Provinsi Sichuan, Cina, Tan Shen, menghabiskan waktu selama lebih dari sepekan di restoran cepat saji KFC di dekat stasiun kereta. Ia mengaku perlu waktu untuk berpikir.

    “Awalnya, saya tidak berencana tinggal di gerai KFC ini dalam waktu lama. Saya hanya ingin makan sayap ayam. Namun, saat mulai menyantapnya, saya memutuskan bahwa saya butuh waktu untuk berpikir,” ujar wanita 26 tahun itu, seperti dikutip Daily Mail, Rabu, 22 Oktober 2014.

    Semula, tidak ada yang menyadari keberadaan Shen di sana. Restoran tersebut buka nonstop dengan pegawai yang selalu berganti shift. Pengunjung pun silih berganti tiada henti. Setelah beberapa hari, barulah keberadaannya disadari. Para pegawai merasa prihatin dengan kondisi Shen.

    “Pada awalnya, saya tidak peduli. Setelah beberapa hari, saya merasa sering melihat wajahnya. Lalu, saya sadar, saya sudah melayaninya selama tiga hari dan dia tidak pernah pergi,” cerita salah seorang karyawan.

    Saat ditanyai apakah Shen baik-baik saja, wanita yang tinggal di apartemen yang tak jauh dari situ itu hanya menjawab bahwa dia butuh waktu berpikir. Shen malah meminta tambahan satu kotak sayap ayam dan kentang goreng ukuran besar.

    “Dia tidak menyusahkan kami, jadi kami biarkan saja dia tinggal,” ujar karyawan tersebut. Bahkan para karyawan sampai merasa rindu kepada Shen setelah wanita itu memutuskan untuk kembali ke rumah orang tuanya di Provinsi Shandong.

    “Saya tidak mau kembali ke apartemen. Terlalu banyak kenangan bersama mantan saya. Dan saya sudah muak makan sayap ayam,” tuturnya, yang kemudian memutuskan berhenti dari pekerjaannya.

    ANINGTIAS JATMIKA | DAILY MAIL

    Terpopuler

    Cemburu, Istri Bunuh Pria Inggris di Bali 
    Pemimpin Asia yang Pernah Jadi Cover Time 
    Kasus Ini Membuat Indonesia-Australia Bermusuhan



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.