Pengajar Brasil Harus Jalani Tes Keperawanan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.COSao Paulo – Wanita Brasil diwajibkan menjalani tes keperawanan jika ingin mendapat pekerjaan di bidang pendidikan. Kelompok kampanye hak perempuan mengecam praktek tersebut sebagai pelanggaran berat terhadap privasi perempuan dan martabat mereka sebagai manusia.

    Mengutip laporan Daily Mail, Jumat, 8 Agustus 2014, calon staf pendidikan di negara bagian Sao Paulo juga diwajibkan menjalani tes pap smear untuk membuktikan mereka bebas dari kanker dan wajib memberikan surat dari dokter yang menerangkan mereka tidak aktif secara seksual alias perawan.

    Bahkan, Departemen Pendidikan juga mewajibkan perempuan melakukan kolposkopi yakni jenis pemeriksaan ginekologis yang digunakan untuk mendeteksi penyakit.

    Departemen Pendidikan sudah memberlakukan kebijakan ini sejak 2012. Mereka menginginkan kandidat pengajar, terutama pengajar jangka panjang, dalam kondisi sehat dan tidak sering absen karena mengurusi masalah kesehatan.

    Meski sudah diberlakukan hampir dua tahun, masalah ini baru terungkap pekan ini setelah sebuah situs berita berhasil mewawancara seorang wanita Brasil berusia 27 tahun. Ia mengaku malu untuk meminta catatan keterangan perawan kepada dokter setempat.

    Bagaimanapun, kritik terus tertuju pada kebijakan ini. Banyak yang mencela hal ini sebagai pelanggaran privasi. “Ini melanggar hak-hak perempuan. Ini informasi yang sangat intim,” kata Ana Paula de Oliveria Castro, pembela umum dari isu-isu perempuan di Sao Paulo.

    ANINGTIAS JATMIKA | DAILY MAIL

    Berita Lainnya
    Dua Bulan Diculik ISIS, Bocah Ini Berhasil Kabur
    Pasangan Australia Salahkan Ibu Pengganti Thailand
    Hanya 9 Orang Selamat dari Kecelakaan Pesawat Iran


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.