Satpam Playgroup Bakar 7 Anak dan Guru, Motif Belum Diketahui

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kebakaran (rft.be)

    Ilustrasi Kebakaran (rft.be)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sedikitnya tujuh anak dan seorang guru playgroup tewas di Brasil tenggara, setelah dibakar dengan sadis oleh seorang mantan penjaga keamanan atau satpam.

    Tersangka yang merupakan bekas satpam di playgroup di Janauba, sebuah kota di negara bagian Minas Gerais, bagian tenggara Brasil, menyiram para korban dengan cairan alkohol sebelum menyulutnya dengan api di sebuah ruangan yang telah dikunci pada Kamis pagi, 5 Oktober 2017.

    Baca: Kisah Ibu Monster, Menyiksa Anak dan Membiarkannya Kelaparan

    Pihak berwenang mengatakan 40 orang lainnya, yang kebanyakan anak-anak berusia 2-4 tahun, dirawat di rumah sakit karena luka bakar. Beberapa orang memerlukan perawatan spesialis di unit luka bakar.

    Seperti yang dilansir SBS News pada 7 Oktober 2017, satpam itu diidentifikasi sebagai Damiao dos Santos yang dipecat dari jabatannya di playgroup itu pada September, setelah kembali dari cuti tahunannya.

    Pria berusia 50 tahun itu kemudian tewas setelah sempat dirawat di rumah sakit dengan luka bakar di sekujur tubuhnya. Polisi masih menyelidiki motif yang menyebabkan dos Santos melakukan serangan keji tersebut.

    Baca: Tertangkap Kamera Seret Murid Prasekolah, Guru Ini Dipecat

    Presiden Brasil Michael Temer mengutuk serangan itu melalui sebuah cuitan di Twitter. "Saya sangat menyesal atas tragedi ini yang melibatkan anak-anak di Janauba. Saya ingin mengungkapkan simpati saya kepada keluarga."

    Wali Kota Janauba telah mendeklarasikan tujuh hari berkabung terkait dengan kejahatan satpam terhadap anak dan guru playgroup di negara bagian yang populasi penduduknya sekitar 70 ribu jiwa.

    TIMES | SBS NEWS|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.