Meja Tua Milik Hitler Ditemukan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ruang konferensi tempat Adolf Hitler memberikan komando, di dalam bunker miliknya, yang dibakar oleh tentara Soviet, di Berlin, Jerman. Bunker ini menjadi tempat Hitler mengakhiri hidupnya sendiri setelah Berlin jatuh. William Vandivert//Time Life Pictures/Getty Images

    Ruang konferensi tempat Adolf Hitler memberikan komando, di dalam bunker miliknya, yang dibakar oleh tentara Soviet, di Berlin, Jerman. Bunker ini menjadi tempat Hitler mengakhiri hidupnya sendiri setelah Berlin jatuh. William Vandivert//Time Life Pictures/Getty Images

    TEMPO.COBerlin – Sebuah meja yang digunakan pemimpin Nazi Adolf Hitler ditemukan kembali setelah lama tersimpan di gudang Jerman. Meja buatan tahun 1973 ini digunakan Hitler di bunkernya di Reichschancellery, Berlin, semasa Perang Dunia II.

    Dikutip dari Daily Mail, Ahad, 1 Juni 2014, setelah perang berakhir, meja ini menjadi milik Amerika Serikat dan digunakan sebagai furnitur di sebuah rumah istirahat bagi tentara AS di Berlin antara tahun 1957 sampai 1996. (Baca:Buku Harian Ajudan Hitler Ditemukan)

    Dalam pemakaian oleh tentara AS, meja ini pun dimodifikasi sehingga dapat dipasangkan sambungan telepon dan mesin faks di sisinya. Kemudian, pada 1996 meja tersebut dikembalikan ke Jerman dan empat tahun setelahnya diberikan kepada pemerintah Jerman.

    Namun sayang, sejak tahun 2000, meja tersebut hanya mendekam di gudang bersama barang-barang lainnya hingga baru-baru ini ditemukan. Saat ini meja berlaci empat itu berada di Weissensee di dekat Berlin. Meskipun banyak yang tertarik membeli meja tersebut, pemerintah Jerman menyatakan tidak akan pernah menjualnya. (Baca:Hitler Pernah Nikahi Seorang Yahudi?)

    ANINGTIAS JATMIKA | DAILY MAIL

    Terpopuler

    Kate Middleton Menyelinap ke Hotel Sultan Brunei
    Sebab Raja Spanyol Turun Takhta 
    Akhirnya Malaysia Akui Cadbury Bebas Babi

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.