500 Anggota DPRD Cina Mengundurkan Diri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bendera Cina. REUTERS/Jason Lee

    Ilustrasi bendera Cina. REUTERS/Jason Lee

    TEMPO.COHong Kong – Wakil rakyat seharusnya mampu mengayomi rakyat dan mendahulukan kepentingan rakyat. Namun, apa yang dilakukan sejumlah wakil rakyat justru memalukan dan merugikan rakyat. Tidak hanya di Indonesia, korupsi juga menjadi momok di Negeri Tirai Bambu ini.

    Akibat korupsi dalam sebuah skandal suap pemilihan, sebanyak 512 anggota DPRD tingkat II di Provinsi Hunan, Cina, secara kompak mengundurkan. Dilaporkan CNTV, mereka mengundurkan diri atau dipecat lantaran menerima suap dari 56 wakil Kongres Rakyat Provinsi.

    Penyelidikan awal menunjukkan, tindak penyuapan yang juga melibatkan 68 staf lain ini mencapai lebih dari 110 juta yuan (Rp 222 miliar).

    "Penyogokan itu, yang melibatkan banyak anggota dewan dan uang dalam jumlah besar, merupakan satu hal yang serius dan memiliki satu dampak buruk," kata Xinhua mengutip pernyataan dari pemerintah Hunan.

    "Ini adalah satu tantangan pada sistem kongres rakyat Cina, demokrasi sosialis, hukum, dan disiplin partai," katanya.

    ANINGTIAS JATMIKA | CNTV | ANT

    Baca juga:

    Presiden Cina Antre di Kedai Bakpao
    Liburan Obama di Hawaii Diusik Demo Anti-Drone
    Perempuan Teroris Ledakkan Stasiun KA Rusia
    H1N1 Kembali Menjangkiti Warga Amerika



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.