Paus: Solusi Militer di Suriah Sia-sia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus Fransiskus. AP/Stefano Rellandini, Pool

    Paus Fransiskus. AP/Stefano Rellandini, Pool

    TEMPO.CO, VatikanPaus Fransiskus I menulis sepucuk surat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, meminta para pemimpin dunia yang hadir dalam konferensi G-20 untuk tidak mengejar solusi militer bagi Suriah.

    Amerika Serikat dan Perancis sedang mempertimbangkan aksi militer terhadap Damaskus yang dituduh melakukan serangan kimia yang menewaskan ratusan orang 21 Agustus lalu.

    "Lebih baik, dengan keberanian dan tekat membuat komitmen baru untuk mencari solusi damai melalui dialog dan negosiasi semua pihak, yang didukung dengan suara bulat masyarakat internasional," kata Paus dalam suratnya.

    Paus mengatakan "kepentingan sepihak" telah menang. Hal ini menghambat pencarian solusi damai bagi konflik Suriah, untuk menghentikan pembantaian yang saat ini sedang berlangsung.  Menurut Paus saat ini Timur Tengah  sedang mengalami ujian pahit dan membutuhkan perdamaian.

    “Kepada para pemimpin yang hadir saat ini,  dengan segala ketulusan saya minta untuk menemukan cara untuk mengatasi posisi bertentangan," kata Paus.

    Paus Fransiskus juga telah meminta kepada 1,2 miliar umat Katolik Roma di dunia untuk bergabung dengannya satu hari doa puasa mengharapkan perdamaian di Suriah. Dia juga mengundang umat berbagai agama  untuk ikut mendoakan dengan cara masing-masing.

    Putin sedang mencoba membujuk Presiden AS Barack Obama membatalkan rencana serangan militer untuk menghukum Presiden Bashar al-Assad, yang dituding melancarkan serangan senjata kimia.

    REUTERS | NATALIA SANTI

    Topik Terhangat
    Delay Lion Air | Jalan Soeharto | Siapa Sengman | Polwan Jelita | Tes Penerimaan CPNS

    Berita Terpopuler
    Istri Jaksa Pamer Pistol Juga Kerap Berulah
    Jaksa MP 'Pamer' Pistol Pernah Tangani Buruh Panci
    Jaksa Pamer Pistol Diperiksa Pengawas Kejagung
    Jatah BLSM Diambil Orang, Kakek Ini Meninggal
    2 Polisi Bernama Agus, Selamatkan Nyawa Warga


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.