Prancis: Intervensi ke Mali Sukses  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah tentara Prancis dengan sebuah tank Sagaie di pos observasi di luar Sevare, 620 km utara Bamako, Mali, Kamis (24/1). AP/Jerome Delay

    Sejumlah tentara Prancis dengan sebuah tank Sagaie di pos observasi di luar Sevare, 620 km utara Bamako, Mali, Kamis (24/1). AP/Jerome Delay

    TEMPO.CO, Paris - Jean-Yves le Drian, Menteri Pertahanan Prancis, mengaku intervensi negaranya ke Mali telah mencapai "sebuah momen perubahan". "Intervensi Prancis ke Mali sukses," ujarnya, di Paris, Kamis, 31 Januari 2013. Dia menambahkan, pasukannya menghentikan perlawanan para pemberontak hanya dalam waktu tiga pekan.

    Le Drian memperingatkan, meskipun gugus tugas tempur telah diserahkan kepada pasukan Mali dan aliansi Afrika, Prancis akan tetap memberikan dukungan dan menjaga integritas wilayah Mali.

    Pernyataan le Drian ini disampaikan menyusul insiden tewasnya dua serdadu Mali oleh ranjau darat yang ditinggalkan oleh para pemberontak. Ranjau darat ini meledak saat kendaraan yang mereka tumpangi melintas di dekat Kota Douentza.

    Thierry Burkhard, juru bicara militer Prancis, mengatakan, "Penting untuk berhati-hati terhadap tindakan balasan oleh penduduk yang bersimpati dengan para pemberontak. Seperti Anda, kami juga mengamati mereka. Kami juga melihat dari dekat bagaimana pasukan keamanan Mali begitu cepat menghentikan aksi balas dendam."

    Philippe Lalliot, juru bicara kantor Kementerian Luar Negeri Prancis, mengatakan pada Rabu, 30 Januari 2013, saat ini sudah waktunya melakukan peningkatan "proses politik" di Mali.

    Dia mengatakan, pembicaraan perdamaian dengan perwakilan sah masyarakat utara dan kelompok-kelompok non-teroris perlu dipertimbangkan demi persatuan Mali. "Untuk mengembalikan wilayah utara, pemerintah Mali harus melakukan dialog."

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Berita Terpopuler:
    Sebut Suap Daging Musibah, Tifatul Dikecam

    Marzuki Alie: Luthfi Hasan Itu yang Mana, Ya?

    Apa Bukti Luthfi Hasan Terlibat? Ini Jawaban KPK

    Kata Tifatul Sembiring soal Ahmad Fathanah

    Ketua PBNU Doakan Suswono Selamat dari KPK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.