Palestina Ingin Seperti Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta Besar Palestina Fariz N. Mehdawi. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Duta Besar Palestina Fariz N. Mehdawi. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO , Jakarta--Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi, mengatakan setelah merdeka nanti, Palestina ingin seperti Indonesia. "Demokrasi bukan soal perbedaan, seperti Indonesia bersatu, Bhineka Tunggal Ika," katanya usai peringatan Hari Solidaritas Internasional untuk Rakyat Palestina yang digelar di Gedung Cipta II Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis, 29 November 2012.

    Hari peringatan kali ini menjadi spesial. Sebab, besok pagi waktu setempat akan ada pemungutan suara di Perserikatan Bangsa-Bangsa, soal status Palestina. Jika banyak suara mendukung Palestina, maka status Palestina di PBB akan berubah menjadi 'non member observer state', dari yang sebelumnya 'non member observer entity'

    Dari kenaikan status tersebut, menurut Hasan, setidaknya PBB melakukan resolusi, lantaran bisa jadi status tersebut merupakan pengakuan internasional bagi Palestina sebagai suatu negara.

    Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-Moon, mendukung perubahan status Palestina menjadi 'non member observer state'. Ia merasa langkah tersebut bisa menjadi awal perwujudan perdamaian.

    MUHAMAD RIZKI

    Baca juga:
    Punya Bandara Tapi Tak Ada Jalan

    Buku Tua Jenaka Karya Ilmuwan Muslim Ditemukan

    Kabinet Thailand Selamat dari Mosi Tak Percaya

    Hermaprodit, Seorang Pria Gagal Jadi Biksu

    Turki Cabut Pelarangan Jilbab


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.