Joe Biden Dukung Solusi Dua Negara untuk Perdamaian Palestina-Israel

Presiden AS Joe Biden bersiap untuk bertemu dengan Menteri Pertahanan AS yang baru Lloyd Austin di Kantor Oval di Gedung Putih di Washington, AS, 25 Januari 2021. [REUTERS / Kevin Lamarque]

TEMPO.CO, Jakarta - Duta besar AS untuk PBB mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB pada Selasa, pemerintahan Joe Biden mendukung Solusi Dua Negara untuk solusi perdamaian Palestina dan Israel.

Pelaksana tugas dubes AS untuk PBB, Richard Mills, mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB, AS akan mendesak Israel dan Palestina untuk menghindari langkah-langkah sepihak yang bisa menghambat Solusi Dua Negara seperti aneksasi wilayah, aktivitas permukiman ilegal, pembongkaran, hasutan untuk melakukan kekerasan dan memberikan kompensasi bagi individu yang dipenjara atas tindakan terorisme .

"Kami berharap akan mungkin untuk mulai bekerja perlahan-lahan membangun kompetensi di kedua sisi untuk menciptakan lingkungan di mana kami mungkin sekali lagi dapat membantu memajukan solusi," kata Mills kepada dewan beranggotakan 15 negara, dikutip dari Reuters, 27 Januari 2021.

Mills mengatakan pemerintahan Biden akan mengembalikan bantuan Palestina dan mengambil langkah-langkah untuk membuka kembali misi diplomatik Palestina di Washington.

Kantor Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Washington, AS, 19 November 2017. [REUTERS / Yuri Gripas]

Mantan Presiden Donald Trump menutup kantor perwakilan diplomatik Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Washington pada tahun 2018, setelah Otoritas Palestina memboikot pemerintahannya menyusul pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Pada 2019, pemerintahan Trump menutup konsulat AS di Yerusalem, yang berfungsi sebagai kedutaan de-facto untuk Palestina di Yerusalem Timur, Tepi Barat, dan Gaza. Layanan konsulat AS di sana digabung ke kedutaan AS untuk Israel di Yerusalem dan posisi konsulat jenderal di Yerusalem dihapus.

Presiden AS Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris berjanji selama kampanye untuk membuka kembali kedua kantor diplomatik Palestina, tetapi mereka tidak merinci bagaimana mereka berencana untuk melakukannya.

Pembukaan kembali kantor PLO di Washington akan melanggar undang-undang Kongres yang memerintahkan penutupannya jika Palestina mengajukan gugatan terhadap Israel di ICC, yang mereka lakukan pada tahun 2017. Pembukaan kembali konsulat di Yerusalem akan memerlukan izin dari pemerintah Israel, yang enggan mengakui Tepi Barat sebagai entitas terpisah dari Israel, menurut Times of Israel.

Donald Trump juga memotong sekitar US$ 360 juta (Rp 5 triliun) dana tahunan AS untuk badan PBB yang mendukung pengungsi Palestina (UNRWA).

"Kami tidak melakukan langkah-langkah ini untuk mendukung kepemimpinan Palestina," kata Mills. "Bantuan AS bermanfaat bagi jutaan orang Palestina dan membantu melestarikan lingkungan yang stabil yang bermanfaat bagi orang Palestina dan Israel."

Ivanka Trump, menyaksikan pembukaan kedutaan besar AS di Yerusalem, 14 Mei 2018. REUTERS/Ronen Zvulun

Mills menegaskan Washington tetap mendukung sekutunya, Israel, dan akan terus melawan bias apa pun terhadap negara itu di Perserikatan Bangsa-Bangsa atau badan internasional lainnya.

Selain itu, pemerintahan Biden akan terus mendesak negara-negara lain untuk menormalkan hubungan dengan Israel, namun upaya normalisasi bukan pengganti perdamaian Israel-Palestina, kata Mills.

Baca juga: Joe Biden Janjikan Bantuan ke Palestina Jika Menang Pilpres AS

Normalisasi hubungan antara negara-negara Arab dan Israel tahun lalu dipandang sebagai segilintir keberhasilan kebijakan luar negeri Trump. Amerika Serikat berhasil mengupayakan normalisasi hubungan Israel dengan empat negara Arab: Uni Emirat Arab, Bahrain, Sudan, dan Maroko, untuk mulai menormalisasi hubungan dengan Israel.

Palestina menginginkan sebuah negara di Tepi Barat dan Jalur Gaza dengan Yerusalem timur sebagai ibukotanya, semua wilayah direbut oleh Israel pada perang 1967. Namun, di bawah proposal perdamaian yang gagal oleh mantan Presiden Donald Trump, Washington akan mengakui permukiman Yahudi di wilayah pendudukan sebagai bagian dari Israel.

Kebijakan pemerintahan Donald Trump dianggap sebelah mata terhadap Palestina dan cenderung berpihak pada Israel. Sementara Joe Biden dan Kamala Harris telah mengkampanyekan perdamaian dua negara yang lebih adil.

Joe Biden percaya Solusi Dua Negara adalah satu-satunya jalan untuk perdamaian antara Israel dan Palestina, kata juru bicara Gedung Putih Jen Psaki kepada wartawan pada Selasa.

"Joe Biden percaya bahwa Solusi Dua Negara tetap menjadi satu-satunya jalan ke depan," kata Psaki.

REUTERS | TIMES OF ISRAEL

Sumber:

https://www.reuters.com/article/us-israel-palestinians-usa/at-u-n-washington-assures-support-for-two-state-solution-in-middle-east-idUSKBN29V1YQ

https://www.timesofisrael.com/biden-to-reopen-palestinian-diplomatic-offices-restore-aid-says-us-envoy-to-un/






Kualifikasi Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Menang di Laga Uji Coba

56 menit lalu

Kualifikasi Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Menang di Laga Uji Coba

Skuad asuhan Bima Sakti menjalani laga uji coba menjelang Kualifikasi Piala Asia U-17. Timnas U-17 menang dari tim PPLP Kemenpora.


Rusia Tuding Biden di Balik Sabotase Nord Stream

1 jam lalu

Rusia Tuding Biden di Balik Sabotase Nord Stream

Juru bicara kementerian luar negeri Rusia memposting video Biden yang mengatakan "kami akan mengakhiri" Nord Stream 2 jika tank Rusia ke Ukraina


Pasukan Israel Bunuh 4 Pria Bersenjata Palestina

22 jam lalu

Pasukan Israel Bunuh 4 Pria Bersenjata Palestina

Pasukan Israel membunuh empat pria bersenjata Palestina di sebuah kota yang menjadi titik fokus kampanye penggerebekan di Tepi Barat.


Kualifikasi Piala Asia U-17, Bima Sakti Coret 4 Pemain Timnas U-16

1 hari lalu

Kualifikasi Piala Asia U-17, Bima Sakti Coret 4 Pemain Timnas U-16

Timnas U-16 akan menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Indonesia satu grup bersama Malaysia, Palestina, Uni Emirat Arab, dan Guam.


PBNU Sebut Perlu Komunikasi dengan Israel untuk Membantu Palestina

3 hari lalu

PBNU Sebut Perlu Komunikasi dengan Israel untuk Membantu Palestina

Ketua umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyebut pembicaraan dengan Israel perlu dilakukan untuk mempertanyakan nasib Palestina.


Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

3 hari lalu

Pacuan Teknologi Bom versus Bunker Iran dan Amerika

Beton yang semakin kuat memaksa bom-bom bunker buster semakin dahsyat. Saat ini beton yang menang?


Zelensky Kesal Israel Enggan Berikan Senjata untuk Lawan Rusia

3 hari lalu

Zelensky Kesal Israel Enggan Berikan Senjata untuk Lawan Rusia

Presiden Volodymyr Zelensky kesal karena Israel enggan memberikan sistem anti-rudal untuk membantu Ukraina melawan serangan Rusia


Isu Pertemuan Rahasia dengan Israel, Pengamat Anggap Langkah Kemenlu Sudah Tepat

4 hari lalu

Isu Pertemuan Rahasia dengan Israel, Pengamat Anggap Langkah Kemenlu Sudah Tepat

Indonesia dilaporkan mengirim delegasi ke Israel untuk menggelar pertemuan rahasia. Kemenlu RI membantah.


PM Israel Sebut Solusi 2 Negara, Presiden Palestina: Positif tapi Perlu Bukti

4 hari lalu

PM Israel Sebut Solusi 2 Negara, Presiden Palestina: Positif tapi Perlu Bukti

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan seruan Perdana Menteri Israel Yair Lapid tentang solusi dua negara adalah "perkembangan positif"


Malaysia Tegaskan Dukung Palestina sebagai Negara Merdeka

5 hari lalu

Malaysia Tegaskan Dukung Palestina sebagai Negara Merdeka

Perdana Menteri Ismail Sabri menegaskan komitmen Malaysia mendukung Palestina sebagai negara merdeka