Obama akan Jadi Presiden AS Pertama Kunjungi Burma

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Barack Obama. REUTERS/Jim Bourg

    Barack Obama. REUTERS/Jim Bourg

    TEMPO.CO, Washington - Presiden Amerika Serikat Barack Obama direncanakan akan mengunjungi Myanmar bulan ini, dalam lawatan empat harinya di Asia Tenggara. Dia juga akan singgah di Thailand dan Kamboja.

    Kunjungan direncanakan akan berlangsung pada 17 hingga 20 November 2012. Ini adalah kali pertama aseorang presiden Amerika Serikat datang ke Myanmar dan Kamboja.

    Sebuah pernyataan Gedung Putih mengatakan Obama berharap untuk mendorong transisi demokrasi yang sedang berlangsung di Myanmar selama kunjungannya. Selama di Rangoon, Obama akan bertemu dengan Presiden Myanmar, Thein Sein dan pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi.

    Priscilla Clapp, mantan charge d’affaire di kedutaan AS di Rangoon, menyatakan kunjungan Obama sebagai bentuk dukungan atas demokrasi yang mulai digulirkan Myanmar. "Kunjungan ini akan lebih mengonsolidasikan hubungan bilateral dan saya pikir ini akan sangat baik karena Presiden Obama akan memiliki pengalaman pribadi di Myanmar dan kita akan melihat penguatan kebijakan kami saat ini," katanya.  

    Hubungan AS-Myanmar membaik setelah pemerintah sipil bertekad mengakhiri lima dekade pemerintahan militer. Reformasi politik mulai dilakukan, antara lain dengan membebaskan para tahanan politik.

    Namun sebuah kelompok hak azasi manusia berbasis di AS menyatakan kunjungan Obama ke Myanmar terlalu dini. Menurut organisasi ini, reformasi demokrasi yang tengah digulirkan di Myanmar masih sangat terbatas dan dangkal. "Kedatangan Obama hanya akan menjadi stempel bagi Thein Sein," kata Jennifer Quigley, aktivis HAM.

    USA TODAY | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.