Swiss Bekukan Harta Presiden dan Pejabat Suriah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gedung Bank for International Settlements (BIS) di Basel, Swiss, dimana 27 Gubernur Bank Sentral bertemu  dalam Basel III. AP/Georgios Kefalas

    Gedung Bank for International Settlements (BIS) di Basel, Swiss, dimana 27 Gubernur Bank Sentral bertemu dalam Basel III. AP/Georgios Kefalas

    TEMPO.CO , Zurich - Pemerintah Swiss membekukan harta milik Presiden Suriah Bashar al-Assad dan pejabat tinggi lainnya senilai US$ 53 juta (Rp 477 miliar).

    Harta sebesar itu, kata juru bicara pemerintah Swiss kepada media, Jumat, 23 Desember 2011, milik 12 perusahaan dan 54 orang. Seluruhnya terdiri dari harta Presiden Suriah, Panglima Angkatan Bersenjata Mahir Assad, dan Menteri Dalam Negeri Ibrahim al-Sha'ar.

    Swiss, sejak Mei lalu, memperluas sanksi untuk Suriah, termasuk terhadap Presiden Assad dan pejabat senior lainnya. Sanksi ini dimaksudkan sebagai tekanan terhadap Suriah untuk mengakhiri kekerasan terhadap para pengunjuk rasa.

    Selain terhadap para pejabat Suriah, Swiss juga membekukan harta benda yang disimpan oleh sejumlah pemimpin negara lainnya yang diperoleh dengan cara-cara tak patut.

    Sejak berseminya Arab Spring di Timur Tengah, Swiss memblokade harta bekas pemimpin Tunisia, para pembesar Mesir, serta Presiden Libya Muammar Qadhafi dan keluarganya.

    REUTERS | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.