Terowongan Kereta Terpanjang di Dunia, Gotthard, Beroperasi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu pintu terowongan NEAT Gotthard di Sedrun, Swiss, 10 Maret 2016. Terowongan rel terpanjang di dunia ini melebihi terowongan bawah laut Seikan di Jepang. REUTERS/Arnd Wiegmann

    Salah satu pintu terowongan NEAT Gotthard di Sedrun, Swiss, 10 Maret 2016. Terowongan rel terpanjang di dunia ini melebihi terowongan bawah laut Seikan di Jepang. REUTERS/Arnd Wiegmann

    TEMPO.COBern - Swiss meresmikan pengoperasian terowongan rel kereta Gotthard yang diklaim sebagai terowongan rel kereta terpanjang dan terdalam di dunia.

    Terowongan tabung kembar yang diberi nama Terowongan Gotthard, seperti dilaporkan Standard.co.uk, itu memiliki panjang 35 mil atau 56,3 kilometer. Penyelesaian pembangunan terowongan Gotthard memakan waktu 17 tahun dan menelan biaya lebih dari £ 8,3 miliar (Rp 164,2 triliun). Gotthard menghubungkan rel utama antara Rotterdam di Belanda dan Genoa di Italia.

    Direktur kantor transportasi Swiss, Peter Fueglistaler, menyebut terowongan itu sebagai karya agung berdasarkan waktu, biaya, dan kebijakan. "Ini adalah bagian dari identitas Swiss. Bagi kami, menaklukkan Pegunungan Alpen seperti Belanda menjelajahi lautan," kata Fueglistaler. 

    Menurut dia, terowongan Gotthard mampu menembus kedalaman 1,4 mil di bawah gunung dan melalui bebatuan panas pada suhu 46 derajat Celsius. Terowongan tersebut mengungguli terowongan rel kereta Seikan di Jepang (33,5 mil) sebagai yang terpanjang di dunia dan menempatkan Terowongan Channel (31 mil)—yang menghubungkan Inggris dan Prancis—di tempat ketiga.

    Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Prancis Francois Hollande, dan Perdana Menteri Italia Matteo Renzi ikut menghadiri pembukaan terowongan itu.

    STANDARD.CO.UK | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.