Serangan di Kereta Swiss, Enam Orang Terluka  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembunuhan menggunakan senjata tajam. Tempo/Indra Fauzi

    Ilustrasi pembunuhan menggunakan senjata tajam. Tempo/Indra Fauzi

    TEMPO.COJakarta - Seorang laki-laki bersenjatakan pisau dan membawa cairan yang mudah terbakar melukai enam orang di Swiss. Serangan yang dilakukan di dalam kereta itu terjadi pada Sabtu, 13 Agustus 2016 di St. Gallen, Swiss. Kepolisian Kota Gallen merilis kabar bahwa penyerang adalah warga negara Swiss berusia 27 tahun.

    Dalam insiden tersebut, pelaku juga terluka dan telah dirawat di rumah sakit. Sementara enam orang korban terdiri atas tiga orang dewasa, dua orang yang masih berusia 17 tahun, dan seorang anak berusia 6 tahun dengan luka bakar dan tusukan.

    “Menurut informasi, seorang pria Swiss menumpahkan cairan yang mudah terbakar. Dia juga membawa setidaknya satu pisau.

    Keenam korban kini telah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Sementara itu, sampai saat ini belum ada kejelasan informasi mengenai motif serangan yang dilakukan pria tersebut. Kepolisian Gallen menyatakan penyelidikan tindakan kriminal itu sedang berlangsung.

    Serangan terjadi pada pukul 14.20 waktu setempat. Serangan berlangsung saat kereta dengan perjalanan dari Buchs menuju Sennwald di Kota Gallen mendekati Stasiun Salez.

    Serangan tersebut adalah yang pertama kali di Swiss. Adapun serangan seperti itu telah terjadi di negara tetangga, seperti Prancis, Jerman, dan Belgia selama 18 bulan terakhir. Pada serangan di tiga negara tersebut, sebagian besar diklaim oleh kelompok militan Negara Islam dan menewaskan lebih dari 250 orang.

    REUTERS | DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.