Aquino Desak Cina Selesaikan Sengketa di Pengadilan Internasional  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Benigno Aquino III. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Benigno Aquino III. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, MANILA – Presiden Filipina Benigno Aquino III mengatakan akan mendesak Cina untuk mempertimbangkan usulan Filipina membawa sengketa teritorial mereka ke pengadilan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Desakan itu akan disampaikan Aquino saat berkunjung ke Beijing akhir tahun ini. 

    Kepada wartawan, Aquino, Jumat (15/07), mengatakan tidak punya jalan lain kecuali ke pengadilan internasional untuk menyelesaikan kepemilikan Pulau Spratly. Sebelumnya Menteri Luar Negeri Filipina Albert del Rosario mengatakan Cina menolak usulan tersebut. 

    Selain Filipina dan Cina, Spratly juga diperebutkan oleh Taiwan, Malaysia, Vietnam dan Brunei. Masing-masing mengklaim sebagai pemilik pulau kayak minyak itu.

    STRAITS TIMES | SUNARIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.