Empat Tewas di Thailand Selatan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana di sebuah pasar di Yala, Thailand Selatan (29/10). Sembilan orang luka akibat bom meledak setelah Perdana Menteri Somchai Wongsawat mengunjungi kawasan tersebut. Foto: AFP/Muhammad Sabri

    Suasana di sebuah pasar di Yala, Thailand Selatan (29/10). Sembilan orang luka akibat bom meledak setelah Perdana Menteri Somchai Wongsawat mengunjungi kawasan tersebut. Foto: AFP/Muhammad Sabri

    TEMPO Interaktif, Narathiwat -Empat orang, termasuk satu diantaranya tersangka militan, tewas dalam serangkaian insiden berdarah di kawasan Thailand selatan dalam 24 jam terakhir.

    Menurut polisi di provinsi Pattani, tersangka pemberontak tewas dalam sebuah bentrok dengan pasukan keamanan pagi tadi yang juga menimbulkan empat perwira polisi terluka.

    Di provinsi yang sama, seorang penganut Budha berusia 37 tahun tersungkur pada Senin lalu ketika mengendari sebuah sepeda motor menuju tempat kerja. Adapun seorang tentara Muslim berusia 27 tahun dan ayahnya tewas tertembak di sebuah kebun karet di provinsi sebelahnya, Narathiwat.

    Sudah lebih 4400 orang tewas sejak diduga pemberontak Islam mulai melancarkan kekerasan berdarah di pelosok selatan Thailand dekat perbatasan dengan Malaysia pada Januari 2004, yang menargetkan baik kaum Muslim maupun Budha.

    The Straits Times | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.