Somkid Retakkan Hubungan Thailand-Saudi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Somkid Boonthanom. AP

    Somkid Boonthanom. AP

    TEMPO Interaktif, Bangkok - Penunjukan Letnan Jenderal Somkid Boonthanom sebagai Wakil Kepala Kepolisian Nasional Thailand mengakibatkan hubungan negara itu dengan Arab Saudi memanas. 

    Wakil Perdana Menteri Thailand Suthep Thaugsuban mengakui pemerintah Saudi tidak senang atas pengangkatan Somkid itu meski telah mendapat penjelasan. Hal itu disampaikan dalam pertemuan dengan Komite Hukum Keadilan dan Hak Asasi parlemen kemarin, yang juga dihadiri Kuasa Usaha Saudi Nabil Hussein Ashri. 

    Negeri Petro Dolar itu telah menyampaikan protes terhadap promosi Somkid. Mereka takut jabatan baru itu bakal makin memperlambat pengusutan terhadap kasus kematian empat diplomat dan pengusaha Saudi di Thailand. 

    Kasus ini terjadi pada 1980-an ketika Kriang Krai Techamong, warga Thailand yang bekerja di istana di Saudi, mencuri perhiasan majikannya. Polisi berhasil membekuk tersangka dan mengembalikan permata yang diambil. Namun permata Blue Diamond ternyata ditukar dengan yang palsu. 

    Seorang jenderal polisi Thailand yang terlibat telah ditahan. Namun secara keseluruhan kasus itu belum selesai, termasuk pembunuhan Konsul Saudi Abdullah al-Bisri dan pengusaha Muhammad al-Ruwaili. Insiden itu terjadi pada 12 Februari 1990. Ruwaili terakhir kali terlihat bersama Bisri di sebuah mobil. Ia dilaporkan hilang tiga hari kemudian. Mobilnya ditemukan di halaman parkir Rumah Sakit Kristen Bangkok. Bisri dibunuh pula. 

    Somkid adalah tersangka utama dalam kasus tewasnya Ruwaili, yang diyakini memiliki informasi pembunuhan empat diplomat Saudi. Kejaksaan Agung Thailand awal tahun ini mendakwa lima pejabat polisi dan bekas pejabat, termasuk Somkid, berkaitan dengan hilangnya Ruwaili. 

    Menurut Ketua Komite Hukum Pracha Prasobdee, penunjukan Somkid akan mempengaruhi hubungan kedua negara. "Ashri mengatakan, jika promosi itu tidak dibatalkan, bakal mempengaruhi kuota haji bagi muslim Thailand dan turisme di antara kedua negara," kata politikus dari Partai Pheu Thai ini.
     
     Asia One | Bangkok Post | Thailand News Agency | Faisal Assegaf

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.