Kyrgyzstan Minta Bantuan Eropa Atasi Rusuh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aparat keamanan menodongkan senjata kesekelompok pria dalam kerusahan etnis di Osh, Kyrgyzstan. REUTERS

    Aparat keamanan menodongkan senjata kesekelompok pria dalam kerusahan etnis di Osh, Kyrgyzstan. REUTERS

    TEMPO Interaktif, Bishkek - Pemerintah sementara Kyrgyzstan, yang tengah berjuang mengatasi kekerasan etnik dan menyiapkan polisi dan militer yang tangguh, telah meminta Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa (OSCE) mengirimkan satuan polisi internasional. Tujuannya agar ditempatkan di negeri Asia Tengah tersebut.

    Itu adalah permintaan keempat oleh sejumlah negara yang mengalami destabilitasi pemerintahan, yang gagal mengatasi kekerasan etnik di kawasan selatan yang telah menewaskan ribuan warga, mayoritas etnik Uzbek dan menimbulkan krisis pengungsi.

    OSCE akan memutuskan permintaan itu saat sidang perwakilan dari lusinan anggota digelar pada 1 Juli nanti. Demikian menurut Andrew Tesoriere, duta besar kelompok itu di Ibukota Bishkek, Kamis petang waktu setempat (dinihari tadi WIB). Tim pendahuluan sudah tiba kemarin.
    Namun Tesoriere menambahkan, jika intervensi disetujui, tim-tim polisi Eropa belum akan tiba hingga pertengahan bulan depan.

    The New York Times/BBC/dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.