Kyrgyzstan Hari ini Gelar Pemilu Legislatif  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Sergey Ponomarev

    AP/Sergey Ponomarev

    TEMPO Interaktif, Bishkek -Warga Kyrgyzstan hari ini berbondong mendatangi tempat-tempat pemungutan suara untuk melakukan coblosan membentuk parlemen pertama secara demokratis. Pemilu legislatif di negeri Asia Tengah itu dengan banyak harapan bisa menyatukan bangsa, empat bulan berselang setelah terjadinya prahara politik berdarah.

    Uniknya, di bekas eks Soviet itu, para pemilih tak punya ide partai apa yang bakal menang mayoritas di kursi parlemen yang baru dan akan memilih seorang perdana menteri yang bakal menjadi pemimpin.

    “Rakyat tak menderita amnesia. Rakyat kami tahu sejarah mereka. Mereka bakal bangkit dengan cepat membentuk sebuah republik parlementer dan melindunginya,” ujar Presiden Roza Otunbayeva setelah memberikan suaranya di sebuah sekolah musik di Ibukota Bishkek.

    Setelah hampir dua dekade kegagalan penguasa otoriter, para pemimpin sementara ingin menguatkan seorang perdana menteri untuk mengembalikan stabilitas di republik mini tersebut. Juni lalu bentrokan berdarah antara etnis Kyrgyz dan Uzbeks menewaskan lebih dari 400 orang.

    Reuter | AP | dwi a


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.