Anwar Kalah di Pengadilan Syariah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anwar Ibrahim. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Anwar Ibrahim. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur - Pengadilan syariah di Ibu Kota Kuala Lumpur kemarin menolak permohonan pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim untuk mengadili Mohamad Saiful Bukhari Azlan. Lelaki 24 tahun itu telah menuding Anwar menyodomi dirinya.

    Dalam gugatannya, mantan wakil perdana menteri itu menuduh Saiful berbohong karena tidak mampu menghadirkan empat saksi seperti yang diminta oleh syariat Islam. “Pengadilan memutuskan mereka tidak memiliki yurisdiksi untuk memproses kasus itu dan menyatakan tidak berwenang memerintah jaksa bertindak terhadap Saiful,” kata Kamar Ainiah Kamaruzaman, pengacara Anwar kepada kantor berita AFP.

    Malaysia memang menerapkan dua sistem hukum, Islam dan sipil bagi warga muslim yang merupakan mayoritas di negara itu. Pengadilan syariah ini berwenang memproses kasus agama atau berkaitan moral. Andai permohonan Anwar diterima, Saiful dapat dikenai denda dan hukuman penjara maksimal tiga tahun.

    Proses peradilan terhadap kasus sodomi ini masih berlangsung di pengadilan sipil dan ditunda hingga bulan depan. Jika terbukti bersalah, Anwar terancam hukuman kurungan maksimal dua dekade. Namun kakek dua cucu ini menyebut tudingan sodomi itu bermotif politik.

    Channel News Asia/Faisal Assegaf


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.