Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bank Dunia Sebut Kemiskinan di Myanmar Terparah dalam 6 Tahun Terakhir

image-gnews
Wanita menunggu kereta usai berbelanja di pasar stasiun kereta api di Yangon, Myanmar, 20 Agustus 2014. REUTERS/Soe Zeya Tun
Wanita menunggu kereta usai berbelanja di pasar stasiun kereta api di Yangon, Myanmar, 20 Agustus 2014. REUTERS/Soe Zeya Tun
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kemiskinan di Myanmar semakin meluas dalam enam tahun terakhir dan pertumbuhan ekonomi di negara yang sedang dilanda konflik tersebut mungkin akan tetap pada angka 1 persen pada tahun fiskal ini, kata Bank Dunia dalam laporan terbaru pada Rabu, 12 Juni 2024.

Meningkatnya kekerasan, kekurangan tenaga kerja, dan depresiasi mata uang telah mempersulit aktivitas bisnis, kata bank tersebut dalam sebuah laporan mengenai Myanmar. Negara Asia Tenggara itu telah berada dalam kekacauan politik dan ekonomi sejak junta militer melakukan kudeta pada 2021 terhadap pemerintahan yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi.

Pada Desember lalu, Bank Dunia memperkirakan perekonomian Myanmar akan tumbuh sekitar 2 persen pada tahun fiskal ini, setelah perkiraan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sebesar 1 persen di tahun fiskal yang berakhir pada Maret 2024.

“Revisi ke bawah proyeksi pertumbuhan pada tahun 2024/25 sebagian besar disebabkan oleh masih tingginya inflasi dan kendala terhadap akses terhadap tenaga kerja, devisa, dan listrik, yang semuanya kemungkinan besar akan berdampak lebih besar terhadap aktivitas dibandingkan perkiraan sebelumnya,” kata Bank Dunia.

Perang saudara di Myanmar telah menyebabkan lebih dari 3 juta orang mengungsi dan membawa tingkat kemiskinan menjadi 32,1 persen, kembali ke tingkat pada 2015, menurut World Bank. Kelompok bersenjata etnis minoritas telah melancarkan serangan terkoordinasi terhadap sejak Oktober 2023 terhadap pos-pos militer junta di beberapa negara bagian Myanmar.

“Kedalaman dan tingkat keparahan kemiskinan telah memburuk pada tahun 2023-2024, yang berarti bahwa kemiskinan menjadi lebih mengakar dibandingkan enam tahun terakhir,” kata laporan tersebut.

Menyikapi peningkatan perlawanan bersenjata terhadap kekuasaannya, junta Myanmar awal tahun ini mengumumkan rencana wajib militer untuk mengisi kembali tenaga militernya yang telah habis. Bank Dunia mencatat pengumuman pada Februari 2024 itu telah meningkatkan migrasi ke daerah pedesaan dan luar negeri, yang menyebabkan meningkatnya laporan kekurangan tenaga kerja di beberapa industri.

Junta juga kehilangan akses ke beberapa perbatasan darat utama dengan Cina dan Thailand, yang menyebabkan penurunan tajam perdagangan darat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Tidak termasuk gas alam, ekspor melalui perbatasan darat menurun sebesar 44 persen,” kata Bank Dunia. “Impor melalui perbatasan darat turun setengahnya, menyumbang 71 persen penurunan impor secara keseluruhan.”

Secara keseluruhan, ekspor barang dagangan dilaporkan turun sebesar 13 persen dan impor turun sebesar 20 persen dalam enam bulan hingga Maret 2024, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Perubahan mata uang yang cepat dan tidak terprediksi, berbarengan dengan inflasi yang cepat, akan memberikan tekanan lebih lanjut pada masyarakat Myanmar, menurut Bank Dunia.  Sementara itu, industri di negara tersebut harus mengatasi kekurangan listrik dan mata uang asing, dengan produksi energi diperkirakan akan semakin menurun.

“Prospek perekonomian masih sangat lemah, sehingga memberikan sedikit kelonggaran bagi rumah tangga Myanmar dalam jangka pendek hingga menengah,” katanya.

REUTERS

Pilihan editor: BI: Keyakinan Konsumen terhadap Kondisi Ekonomi Tetap Kuat

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Lanjutkan Penguatan, Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 16.136 per Dolar AS

2 hari lalu

Pegawai tengah menghitung uang pecahan 100 dolar Amerika di Penukaran Valuta Asing PT Ayu Masagung, Jakarta, Kamis 20 Juni 2024. Rupiah spot berbalik melemah pada perdagangan Kamis (20/6) pagi. Pukul 09.10 WIB, rupiah spot ada di level Rp 16.391 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,16% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.365 per dolar AS. TEMPO/Tony Hartawan
Lanjutkan Penguatan, Rupiah Ditutup Menguat ke Level Rp 16.136 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah hari ini ditutup menguat 58 poin menjadi Rp 16.136 per dolar AS.


Pemkot Bontang Menggelar Pelatihan Manajemen Kasus untuk Tenaga Pendidik

2 hari lalu

Wakil Wali Kota Bontang, Hj. Najirah,  membuka kegiatan pelatihan manajemen kasus untuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bagi Satuan Pendidikan, di Gedung Auditorium 3D Kota Bontang, Rabu 10.Juli 2024. Dok. Pemkot Bontang.
Pemkot Bontang Menggelar Pelatihan Manajemen Kasus untuk Tenaga Pendidik

Pemkot Bontang terus berupaya menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.


Suami Jadi Korban Perbudakan di Myanmar, 4 Ibu Laporkan Lembaga Pelatihan di Sukabumi ke Polda Jabar

2 hari lalu

Seorang personel militer berjaga, ketika 200 personel militer Myanmar mundur ke jembatan ke Thailand pada hari Kamis setelah serangan selama berhari-hari oleh perlawanan anti-junta, yang menyatakan mereka telah memenangkan kendali atas kota perbatasan Myawaddy yang penting, yang terbaru dalam sebuah serangkaian kemenangan pemberontak, dekat perbatasan Thailand-Myanmar di Mae Sot, provinsi Tak, Thailand, 11 April 2024. REUTERS/Soe Zeya Tun
Suami Jadi Korban Perbudakan di Myanmar, 4 Ibu Laporkan Lembaga Pelatihan di Sukabumi ke Polda Jabar

Empat ibu melaporkan lemaba pelatihan di Sukabumi yang merekrut suami dan kerabat mereka kerja di Myanmar. Jadi budak untuk melakukan penipuan.


Bank-bank Thailand Akui Kurang Kapasitas untuk Menyelidiki Pembayaran Senjata Myanmar

3 hari lalu

Pelapor Khusus PBB untuk situasi hak asasi manusia di Myanmar Tom Andrews berbicara pada konferensi pers setelah pertemuan dengan Komite Parlemen Thailand untuk Keamanan Nasional, Urusan Perbatasan, Strategi Nasional, dan Reformasi Nasional, mengenai temuan bahwa bank-bank Thailand telah memfasilitasi transaksi uang di Myanmar. kesepakatan senjata di Myanmar, di Bangkok, Thailand, 11 Juli 2024. REUTERS/Chalinee Thirasupa
Bank-bank Thailand Akui Kurang Kapasitas untuk Menyelidiki Pembayaran Senjata Myanmar

Bank-bank besar Thailand membela diri pada Kamis 11 Juli 2024 terhadap kritik bahwa mereka memfasilitasi pembelian senjata oleh junta Myanmar.


Presiden di Negara Ini Rela Potong Gaji Demi Rakyatnya yang Miskin

4 hari lalu

Presiden Liberia, Joseph Boakai. FOTO/Instagram/josephnyumahboakai
Presiden di Negara Ini Rela Potong Gaji Demi Rakyatnya yang Miskin

Untuk membantu rakyatnya yang miskin, Presiden Liberia rela memangkas hampir separuh gajinya.


Kemlu Ungkap Kendala Pemulangan WNI Korban Penipuan di Myanmar

10 hari lalu

Judha Nugraha, Direktur perlindungan WNI & BHI Kementerian Luar Negeri. antaranews.com
Kemlu Ungkap Kendala Pemulangan WNI Korban Penipuan di Myanmar

Kementerian Luar Negeri mengungkap kendala pemulangan WNI korban penipuan yang kini berada di Myawaddy Myanmar.


BPS Sebut Jumlah Penduduk Miskin Indonesia 25,22 Juta Orang, Berikut 9 Kriteria Penduduk Miskin

10 hari lalu

Warga beraktivitas di kawasan Kebon Melati, Jakarta, Kamis, 17 Februari 2022. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) / Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menargetkan penurunan kemiskinan ekstrem mencapai tiga juta penduduk pada tahun 2023 mendatang. ANTARA/Asprilla Dwi Adha
BPS Sebut Jumlah Penduduk Miskin Indonesia 25,22 Juta Orang, Berikut 9 Kriteria Penduduk Miskin

BPS menyebut bahwa saat ini jumlah penduduk miskin 25,22 juta. Berikut 9 kriteria penduduk miskin berdasarkan Keputusan Menteri Sosial.


Jepang Hadapi Kekurangan Hampir Satu Juta Pekerja Asing pada 2040

10 hari lalu

Siti Maesaroh. REUTERS
Jepang Hadapi Kekurangan Hampir Satu Juta Pekerja Asing pada 2040

Jepang menghadapi kekurangan hampir satu juta pekerja asing pada 2040, jika pemerintah ingin mencapai tujuan pertumbuhan ekonominya


Kronologi Orang Indonesia Tertipu Jadi Budak di Myanmar, Kerja Scammer di bawah Ancaman dan Hukuman

11 hari lalu

Tentara dari Tentara Pembebasan Nasional Karen (KNLA) berpatroli dengan kendaraan, di samping area yang hancur akibat serangan udara Myanmar di Myawaddy, kota perbatasan Thailand-Myanmar di bawah kendali koalisi pasukan pemberontak yang dipimpin oleh Persatuan Nasional Karen, di Myanmar , 15 April 2024. REUTERS/Athit Perawongmetha
Kronologi Orang Indonesia Tertipu Jadi Budak di Myanmar, Kerja Scammer di bawah Ancaman dan Hukuman

Dijanjikan bekerja di bidang IT di Bangkok, nyatanya mereka dibawa ke Myanmar menjadi scammer. Bila tak memenuhi target dipukul dan disetrum.


Penduduk Miskin Indonesia Mencapai 25 Juta Jiwa, Ini Kriteria dan Batasan Garis Kemiskinan

12 hari lalu

Aktivitas warga yang tinggal di pemukiman padat pinggiran kali kawasan Kebon Kacang, Jakarta, Selasa, 30 Mei 2023. Jumlah penduduk miskin ekstrem berkurang dari 5,80 juta jiwa pada bulan Maret 2021 menjadi 5,59 juta jiwa pada bulan Maret 2022. TEMPO/Tony Hartawan
Penduduk Miskin Indonesia Mencapai 25 Juta Jiwa, Ini Kriteria dan Batasan Garis Kemiskinan

BPS sebut penduduk miskin Indonesia mencapai 25,22 juta jiwa. Apa kriteria penduduk miskin dan garis kemiskinan?