Kelompok Bersenjata Bantai 45 Orang di Pesta Perkawinan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif , Diyarbakir: Segerombolan orang bersenjata menyerbu sebuah pesta perkawinan di Kurdish sebelah tenggara Turki. Dengan senjata berat dan granat mereka membabi-buta menembak siapa pun yang ada di pesta itu tak terkecuali wanita dan anak-anak.

    Dalam penyerbuan itu setidaknya 45 orang tewas. Penyerbuan itu dianggap sebagai pembunuhan paling sadis terhadap penduduk sipil di negara yang masih menjadi kandidat untuk masuk bagian dari negara Uni Eropa ini.

    Menteri dalam Negeri Besir Atalay mengatakan bukti-bukti menunjukkan tidak berhubungan dengan terorisme, namun lebih pada kelompok separatis Partai Pekerja Suku Kurdi (PKK).

    Sementara Gubernur Mardin Ahmet Ferhat Ozen mengatakan kepada Reuters melalui saluran telepon bahwa pembunuhan itu menyerang sebuah gedung di Desa Bilge dekat dengan Sultankoy, sekitar 20 kilometer dari Mardin, dengan menembaki para tamu pesta yag berjumlah sekitar 200 orang.

    “Mereka hanya beberapa orang dan langsung menembaki setiap tamu yang ada baik laki-laki maupun perempuan yang ada dihadapan mereka. Mereka mengenakan penutup wajah,” ujar saksi, yang tidak mau disebutkan namanya. Sampai kini belum diketahui motivasi penyerangan dan pembantaian itu.

    REUTERS| NUR HARYANTO





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.