Iran Kecam Amerika karena Hapus Simbol Allah di Bendera Mereka

Reporter

Editor

Sapto Yunus

Ratusan suporter wanita Iran mengibarkan bendera saat menyaksikan pertandingan Kualilfikasi Piala Dunia zona Asia antara Iran vs Kamboja di Stadion Azadi, Tehran, Iran, 10 Oktober 2019. Iran melonggarkan aturan mereka menyusul ancaman sanksi dari FIFA kepada negara Asia itu terkait aturan ketat di stadion. WANA (West Asia News Agency) via REUTERS

TEMPO.CO, JakartaFederasi sepak bola Iran mengecam tindakan tidak profesional Sepak Bola Amerika Serikat (US Soccer) yang menggunakan bendera Iran yang dimodifikasi di unggahan media sosial.

Baca: Keponakan Ayatollah Ali Khamenei Serukan Barat Putuskan Hubungan dengan Iran

Federasi Sepak Bola Iran mengatakan telah mengajukan keluhan kepada FIFA atas penghapusan kata "Allah" dari bendera Republik Islam dalam unggahan media sosial oleh US Soccer menjelang pertandingan terakhir penyisihan Grup B Piala Dunia 2022 Qatar antara kedua tim pada Rabu, 30 November 2022.

"Dalam tindakan tidak profesional, halaman Instagram federasi sepak bola Amerika menghapus simbol ‘Allah’ dari bendera Iran," kantor berita negara IRNA melaporkan pada Ahad, 27 November 2022.

"Federasi Sepak Bola Iran mengirim email ke FIFA untuk menuntut agar mengeluarkan peringatan serius kepada Sepak Bola Amerika Serikat,” tambahnya.

Tidak ada tanggapan publik segera dari FIFA terhadap pengaduan Iran.

AS dan Iran memutuskan hubungan diplomatik pada 1980.

Sepak Bola Amerika Serikat untuk sementara mengibarkan bendera nasional Iran di media sosial tanpa lambang Republik Islam sebagai bentuk solidaritas terhadap pengunjuk rasa di Iran.

Grafik klasemen Grup B, yang sekarang sudah dihapus, diunggah pada hari Sabtu di akun Twitter, Instagram, dan Facebook resmi Sepak Bola Amerika Serikat yang menampilkan bendera Iran hanya dengan warna hijau, putih, dan merah.

Iran telah dilanda protes sejak kematian Mahsa Amini, perempuan Kurdi Iran berusia 22 tahun, pada September lalu. Amini meninggal saat berada dalam tahanan polisi moral. Ia ditangkap dengan tuduhan melanggar aturan berpakaian islami di negara itu.

Petugas media Sepak Bola Amerika Serikat Michael Kammarman, dalam konferensi pers pada Ahad lalu, mengatakan maksud dari unggahan tersebut adalah untuk menunjukkan dukungan bagi para wanita di Iran yang berjuang untuk hak asasi manusia. Para pemain tidak diajak bicara tentang keputusan mengubah bendera Iran itu.

"Kami tidak tahu apa-apa tentang unggahan itu tetapi kami adalah pendukung hak-hak perempuan, kami selalu begitu," kata bek Amerika, Walker Zimmerman.

"Kami banyak berfokus pada pertandingan hari Rabu dan sisi olahraga juga, tetapi pada saat yang sama kami sangat percaya pada hak-hak perempuan dan mendukung mereka. Kami tahu bahwa banyak kesulitan dan banyak kesedihan dan dalam waktu yang sangat mengganggu.”






Ledakan di Fasilitas Militer Iran, Dipicu Serangan Drone

10 jam lalu

Ledakan di Fasilitas Militer Iran, Dipicu Serangan Drone

Kementerian Pertahanan Iran berhasil menangkal serangan drone ke fasilitas militer, meski belum diketahui dalang serangan


Berapa Lama Perbedaan Waktu Indonesia dengan Amerika? Ini Penjelasannya

1 hari lalu

Berapa Lama Perbedaan Waktu Indonesia dengan Amerika? Ini Penjelasannya

Perbedaan waktu antara Indonesia dengan Amerika cukup jauh hingga lebih dari 10 jam karena perbedaan letak astronomis.


FIFA Jatuhkan Hukuman Skorsing dan Denda buat 4 Pemain Uruguay, Termasuk Cavani

1 hari lalu

FIFA Jatuhkan Hukuman Skorsing dan Denda buat 4 Pemain Uruguay, Termasuk Cavani

Komisi Disiplin (Komdis) FIFA telah menjatuhkan hukuman skorsing untuk empat pemain Timnas Uruguay, termasuk Edinson Cavani.


Polisi Amerika Menahan Perempuan yang Diduga Menikam Mahasiswa Arab Saudi hingga Tewas

2 hari lalu

Polisi Amerika Menahan Perempuan yang Diduga Menikam Mahasiswa Arab Saudi hingga Tewas

Selain membunuh, terduga pelaku juga didakwa mencuri barang-barang milik mahasiswa Arab Saudi itu.


Kedutaan Azerbaijan di Iran Diserang dengan Senapan Kalashnikov, Seorang Kepala Keamanan Tewas

2 hari lalu

Kedutaan Azerbaijan di Iran Diserang dengan Senapan Kalashnikov, Seorang Kepala Keamanan Tewas

Serangan terhadap misi diplomatik Azerbaijan di Iran terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di antara negara mayoritas Syiah itu.


Iran Menyambut Positif Niat Arab Saudi Memperbaiki Hubungan

4 hari lalu

Iran Menyambut Positif Niat Arab Saudi Memperbaiki Hubungan

Iran menyambut positif niat Arab Saudi yang ingin memulihkan hubungan dengan Tehran.


Polandia Menunjuk Fernando Santos Sebagai Pelatih Tim Nasional

5 hari lalu

Polandia Menunjuk Fernando Santos Sebagai Pelatih Tim Nasional

Fernando Santos mengakhiri kontraknya sebagai pelatih Portugal setelah tersingkir di perempat final Piala Dunia 2022.


AS - Israel Gelar Latihan Militer Bersama Terbesar, Kirim Sinyal ke Iran

5 hari lalu

AS - Israel Gelar Latihan Militer Bersama Terbesar, Kirim Sinyal ke Iran

Amerika Serikat dan Israel akan melakukan latihan militer gabungan yang berlangsung besar-besaran.


Empat Alasan Utama Badai PHK di Amerika Terus Berlanjut

6 hari lalu

Empat Alasan Utama Badai PHK di Amerika Terus Berlanjut

Pengamat dari Celios, Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan PHK di Amerika Serikat akan terus berlanjut. Ada empat penyebab.


PHK di Amerika Bulan Ini Mencapai 60 Ribu, Google dan Microsoft Pangkas Karyawan

6 hari lalu

PHK di Amerika Bulan Ini Mencapai 60 Ribu, Google dan Microsoft Pangkas Karyawan

Sekitar 60.000 karyawan di Amerika Serikat terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang Januari 2023.