Kamala Harris: Amerika Serikat Siap Bela Filipina di Laut Cina Selatan

Reporter

Wakil Presiden AS Kamala Harris dalam kunjungannya ke zona demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan Korea Selatan dengan Korea Utara, di Panmunjom, Korea Selatan, 29 September 2022. REUTERS/Leah Millis/Pool

TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris menjamin Washington akan mendukung Filipina dalam menghadapi intimidasi di Laut Cina Selatan. Manila sebelumnya menuding kapal penjaga pantai China telah mengambil secara paksa sepotong roket yang telah diamankan Filipina di Laut Cina Selatan.

Baca juga: Beijing dan Manila Adu Mulut Perkara Puing Roket di Laut Cina Selatan

Harris mengatakan, Amerika Serikat dan komunitas internasional yang lebih luas memiliki proyeksi kepentingan besar di Indo-Pasifik. Negeri Paman Sam dalam beberapa tahun ini mencoba membendung pengaruh Beijing di kawasan, termasuk di Laut Cina Selatan dan Taiwan. 

“Kita harus membela prinsip-prinsip seperti menghormati kedaulatan dan integritas wilayah, perdagangan sah tanpa hambatan, penyelesaian sengketa secara damai, dan kebebasan navigasi dan penerbangan di Laut Cina Selatan, dan di seluruh Indo-Pasifik,” kata Harris dalam sebuah pidato di atas kapal penjaga pantai Filipina yang berlabuh di teluk Puerto Princesa, Selasa, 22 November 2022.

China mengklaim sebagian besar wilayah Laut Cina Selatan. Wilayah perairan itu menjadi lalu lintas kapal-kapal dagang dengan nilai miliaran dolar setiap tahun. Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam juga mengklaim punya hak di wilayah itu.  

Putusan pengadilan arbitrase di Den Haag pada 2016 menyatakan klaim Beijing atas Cina Selatan tidak memiliki dasar hukum. Akan tetapi Filipina tidak dapat menegakkan putusan tersebut. Sejak itu, Manila telah mengajukan ratusan protes atas perambahan dan gangguan oleh penjaga pantai China dan armada penangkap ikannya yang besar.

Dalam pidatonya, Harris menegaskan kembali dukungan Washington untuk putusan arbitrase 2016 dengan mengatakan itu mengikat secara hukum dan harus dihormati. China dengan tegas mengatakan putusan itu tidak dapat diterima.






Begini Amerika Serikat Segera Setop Pemberian Persetujuan Ekspor ke Huawei

3 jam lalu

Begini Amerika Serikat Segera Setop Pemberian Persetujuan Ekspor ke Huawei

China menentang Amerika Serikat yang menyalahgunakan alasan keamanan nasional untuk menekan perusahaan China, seperti Huawei secara tidak wajar.


Diselidiki di Brasil, Bolsonaro Mencari Izin Tinggal Enam Bulan di AS

17 jam lalu

Diselidiki di Brasil, Bolsonaro Mencari Izin Tinggal Enam Bulan di AS

Mantan presiden Brasil Jair Bolsonaro masuk ke AS dengan visa kunjungan pemimpin dunia yang berakhir pada Selasa 31 Januari 2023


Jasad Turis Arab Saudi yang Hilang di AS Ditemukan di Danau

18 jam lalu

Jasad Turis Arab Saudi yang Hilang di AS Ditemukan di Danau

Jasad turis Arab Saudi yang hilang, Abdulrahman Al-Anazi, ditemukan pada Senin pagi di Danau Erie di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat


Penembakan Massal di Florida AS, 4 Pelaku Tembaki Korban dari Dalam Mobil

19 jam lalu

Penembakan Massal di Florida AS, 4 Pelaku Tembaki Korban dari Dalam Mobil

Empat pelaku penembakan massal d Florida, menembaki korban dari mobil yang melaju cepat.


Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

21 jam lalu

Ditolak AS, Ukraina Minta Jet Tempur dari Prancis dan Polandia

Prancis dan Polandia tampaknya bersedia untuk menerima permintaan jet tempur dari Ukraina.


Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

22 jam lalu

Rusia Peringatkan Dubes Baru AS soal Konsekuensi Kebijakan Konfrontatif

Lynne Tracy adalah wanita pertama yang menduduki jabatan Duta Besar AS untuk Rusia.


Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

22 jam lalu

Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

Mantan presiden Donald Trump pertama kali menyatakan pandemi COVID-19 sebagai darurat nasional Amerika Serikat pada 13 Maret 2020


Myanmar Diundang dalam Pertemuan Militer ASEAN di Bangkok

23 jam lalu

Myanmar Diundang dalam Pertemuan Militer ASEAN di Bangkok

ASEAN telah melarang kehadiran perwakilan senior militer Myanmar dari KTT utama


Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

23 jam lalu

Cina Tolak Kesepakatan Pembatasan Akses Ekspor Semikonduktor

Terkait kontrol tersebut, Cina mengajukan gugatan terhadap Amerika Serikat melalui Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).


Amerika Disebut Akan Cabut Izin Ekspor Perusahaan yang Suplai Barang ke Huawei

1 hari lalu

Amerika Disebut Akan Cabut Izin Ekspor Perusahaan yang Suplai Barang ke Huawei

Tiga sumber menyebutkan Amerika telah menghentikan izin perusahaan yang biasa mengekspor sebagian besar item ke Huawei