Otoritas Kesehatan Amerika Serikat Longgarkan Aturan Covid-19

Reporter

Petugas medis menggunakan pakaian pelindung saat akan melakukan tes virus corona atau Covid-19 secara drive thru di Seattle, Washington, 17 Maret 2020. REUTERS/Brian Snyder

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat tidak akan merekomendasikan lagi karantina mandiri atau tes virus corona pada sekolah-sekolah atau pusat-pusat tempat penitipan anak (daycare) ketika di tempat itu ada kasus positif Covid-19.

Aturan baru CDC itu tertuang dalam aturan yang sudah diperbaharui pada Kamis, 11 Agutus 2022. CDC dalam keterangannya mengungkap tidak perlu lagi bagi mereka yang belum suntik vaksin virus corona untuk melakukan karantina mandiri saat menjadi close contact dengan kasus Covid-19. Sebab sekitar 95 persen warga Amerika Serikat sudah imunisasi vaksin virus corona setidaknya dua dosis.

“Aturan ini menegaskan kalau pandemi Covid-19 masih belum berakhir, namun juga menolong kami bergerak ke sebuah titik, di mana Covid-19 tidak lagi mengganggu kehidupan sehari-hari kita,” demikian keterangan ilmuwan CDC.

Perawat Teresa Malijon mengenakan pelindung buatan sendiri menunggu di lokasi tes terkait wabah virus corona COVID-19 di sebuah tempat parkir di University of Washington's Northwest Outpatient Medical Center di Seattle, Washington, Amerika Serikat, Selasa 17 Maret 2020. ANTARA/REUTERS/Brian Snyder/TM

Lewat aturan CDC yang sudah diperbaharui itu, maka orang-orang yang close contact dengan pasien Covid-19 harus menggunakan masker berkualitas tinggi selama 10 hari. Mereka juga harus menjalani tes virus corona pada hari kelima mereka setelah terpapar Covid-19 apapun status vaksin Covid-19 mereka.

“Sebelum infeksi Covid-19 dan yang sudah imunisasi vaksin virus corona, sama-sama telah memberikan perlindungan terhadap penyakit parah dan sangat masuk akal untuk tidak membeda-bedakan aturan atau rekomendasi kami berdasarkan status imunisasi vaksin Covid-19 mereka saat ini,” kata Massetti, dokter di CDC.  

  

Aturan terbaru CDC juga menghapuskan perintah agar anak-anak tidak berkumpul demi mengurangi penularan Covid-19. CDC mengatakan sekolah-sekolah dapat pula melakukan screening pada aktivitas – aktivitas yang berisiko menularkan Covid-19, contohnya olahraga yang membuat close contact atau suatu perayaan tahunan.

CDC memperbaharui aturan di tengah penyebaran subvarian Omicron BA.4.6 yang hingga kini sudah terdeteksi penyebarannya di 43 negara. Di Amerika Serikat, laporan CDC menyebut subvarian Omicron BA.4.6 telah menyumbang 4,1 persen kasus baru Covid-19 di negara itu per 30 Juli 2022.

Sumber: Reuters

Baca juga: Kim Jong Un Demam Tinggi Saat Pandemi Covid-19 Mewabah

Ikuti berita terkini dari Tempo.co di Google News, klik di sini.                       






Biden Ingatkan Badai Ian Bisa Jadi Sejarah Mematikan di Florida

1 jam lalu

Biden Ingatkan Badai Ian Bisa Jadi Sejarah Mematikan di Florida

Presiden AS Joe Biden memperingatkan ancaman badai Ian yang menerjang Florida.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

1 jam lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


China Terbitkan Sertifikat Jet C919, Pesaing Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX?

3 jam lalu

China Terbitkan Sertifikat Jet C919, Pesaing Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX?

Pihak berwenang di China memberikan sertifikat pesawat jet penumpang produksi lokal C919, sekelas Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX.


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

10 jam lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

1 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


AS Buka Pintu Lebar-lebar untuk Warga Rusia yang Ingin Eksodus

1 hari lalu

AS Buka Pintu Lebar-lebar untuk Warga Rusia yang Ingin Eksodus

AS menyambut dengan tangan terbuka warga Rusia yang ingin meninggalkan negaranya.


Wapres AS Kamala Harris Mendarat di Korea Selatan, Sehari Setelah Korut Uji Coba Rudal

1 hari lalu

Wapres AS Kamala Harris Mendarat di Korea Selatan, Sehari Setelah Korut Uji Coba Rudal

Korea Utara melakukan uji coba rudal sehari sebelum Wapres Amerika Serikat Kamala Harris tiba di Korea Selatan.


Badai Ian di Florida Sebabkan Kapal Migran Kuba Tenggelam, 20 Orang Hilang

1 hari lalu

Badai Ian di Florida Sebabkan Kapal Migran Kuba Tenggelam, 20 Orang Hilang

Sebuah kapal migran dari Kuba telah tenggelam karena Badai Ian di Florida, Amerika Serikat.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

1 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

1 hari lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.