Pengadilan Kolombia Legalkan Aborsi Asal Tak Lebih dari Usia 24 Minggu

Reporter

Ilustrasi aborsi. Chip Somodevilla/Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta - Kolombia memutuskan melegalkan aborsi, yang dilakukan pada janin berusia 24 minggu (5 bulan-an) saat dikandung si ibu. Pengadilan konstitusi Kolombia men-dekriminalisasi prosedur aborsi pada Senin 21 Februari malam, setelah 5 dari 9 hakim setuju terhadap hak reproduksi. 

Kolombia adalah sebuah negara di kawasan Amerika Selatan. Sedangkan dekriminalisasi menurut KBBI adalah perbuatan yang pada mulanya dianggap sebagai peristiwa pidana, tetapi kemudian dianggap sebagai perilaku biasa

"Kami berusaha mendapatkan dekriminalisasi aborsi yang lengkap, tetapi ini merupakan langkah bersejarah," kata Cristina Rosero, pengacara Center for Reproductive Rights yang bermarkas di New York. 

Center for Reproductive Rights adalah sebuah kelompok advokasi yang merupakan salah satu dari lima organisasi yang mengajukan gugatan pada 2020 untuk membuat pengadilan tinggi meninjau undang-undang aborsi Kolombia.

Sebelumnya, aborsi di Kolombia hanya diperbolehkan jika ada risiko terhadap kehidupan atau kesehatan ibu hamil. Misalnya adanya mal-formasi janin yang mengancam jiwa atau bila kehamilan tersebut disebabkan oleh perkosaan, inses, atau inseminasi buatan tanpa persetujuan.

Putusan pengadilan Kolombia untuk melegalkan aborsi telah menambah daftar negara-negara di Amerika Latin, yang baru-baru ini meliberalisasi akses aborsi, diantaranya Meksiko dan Ekuador.


"Praktek aborsi hanya akan dihukum jika dilakukan setelah usia kandungan 24 minggu.  Dalam semua kasus, batas waktu ini tidak akan berlaku untuk tiga kondisi yang diatur dalam Putusan C-355 tahun 2006," demikian putusan pengadilan seperti dilansir dari Reuters pada Selasa, 22 Februari 2022.

Usai putusan ini dijatuhkan oleh majelis hakim, para pendukung hak pro-choice, yang berbaju hijau dalam mewakili gerakan hak aborsi tersebut, menangis saat merayakan putusan ini di luar gedung pengadilan.

Koalisi Causa Justa, yang menggugat dekriminalisasi pada September 2020, memperkirakan sekitar 90 persen aborsi di negara itu terjadi secara sembunyi-sembunyi, sehingga menempatkan perempuan dalam risiko tinggi karena mereka mencari alternatif berbahaya (saat melakukan aborsi). 

Sumber: Reuters

Baca juga: Joe Biden dan Vladimir Putin Diminta Bertemu Lagi

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Pembantaian Pisang, Ribuan Buruh Dibunuh Karena Disebut Komunis

15 jam lalu

Pembantaian Pisang, Ribuan Buruh Dibunuh Karena Disebut Komunis

Ribuan orang dibantai secara massal di Kolombia pada 5-6 Desember 1928. Peristiwa ini disebut Pembantaian Pisang.


Inilah Daftar Makanan Tinggi Asam Folat

5 hari lalu

Inilah Daftar Makanan Tinggi Asam Folat

Asam folat adalah salah satu nutrisi penting yang baik untuk tubuh. Asam folat tersedia dalam berbagai makanan secara alami.


Pengadilan Jepang Melarang Pernikahan Sesama Jenis

6 hari lalu

Pengadilan Jepang Melarang Pernikahan Sesama Jenis

Walau peraturan itu sudah sah secara konstitusional, hukum di Jepang akan tetap melindungi hak asasi keluarga yang melakukan pernikahan sesama jenis.


Jurnalis Kolombia Tewas Ditembak, Korban Kedua dalam 2 Bulan

6 hari lalu

Jurnalis Kolombia Tewas Ditembak, Korban Kedua dalam 2 Bulan

Wartawan Kolombia dibunuh oleh orang tak dikenal yang menaiki sepeda motor setelah melakukan pekerjaan jurnalistik untuk stasiun televisinya.


Kapan Detak Jantung Janin Mulai Terdengar?

8 hari lalu

Kapan Detak Jantung Janin Mulai Terdengar?

Detak jantung janin dapat terdengar setelah usia kehamilan mencapai 5-6 minggu.


Duta Piala Dunia 2022 Ghanim al-Muftah Penyandang Difabel CSD, Apa Penyebabnya?

13 hari lalu

Duta Piala Dunia 2022 Ghanim al-Muftah Penyandang Difabel CSD, Apa Penyebabnya?

Kehadiran Duta Piala Dunia 2022 Qatar, Ghanim Al Muftah menyita perhatian dunia. Ia penyandang difabel CSD, Apa penyebabnya?


Faksi Penyelundup Narkoba di Kolombia Bentrok, 18 Orang Tewas

15 hari lalu

Faksi Penyelundup Narkoba di Kolombia Bentrok, 18 Orang Tewas

Bentrokan di Kolombia melibatkan kelompok pemberontak dan kriminal yang telah berupaya menguasai jalur penyelundupan di perbatasan.


Komentar Rusia atas Putusan Pengadilan soal MH17 Bikin Belanda Marah

17 hari lalu

Komentar Rusia atas Putusan Pengadilan soal MH17 Bikin Belanda Marah

Ucapan Moskow yang menyebut putusan pengadilan Belanda soal MH17 adalah ketidak-berpihakan yang terabaikan, disayangkan Belanda


Mahkamah Agung, Apa Tugas dan Fungsinya?

27 hari lalu

Mahkamah Agung, Apa Tugas dan Fungsinya?

Mahkamah Agung (MA) lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia


Sejoli di Ciracas Kubur Bayi Hasil Aborsi, Bilang ke Warga Bangkai Kucing

38 hari lalu

Sejoli di Ciracas Kubur Bayi Hasil Aborsi, Bilang ke Warga Bangkai Kucing

Satu hari sebelum warga menemukan mayat bayi, warga melihat pelaku bersama temannya lainnya sedang menggali tanah