Pengakuan Pemerintahan Taliban Bagi Qatar Belum Jadi Prioritas

Reporter

Seorang perempuan yang mengenakan Burqa berjalan melewati Pasukan Taliban yang memblokir jalan-jalan di sekitar bandara, di Kabul, Afghanistan. 27 Agustus 2021. Taliban juga melarang perempuan menekuni olahraga karena dinilai tidak sesuai dengan syariat Islam yang diyakini, dengan alasan khawatir bagian tubuh perempuan akan terekspose ketika berolahraga. REUTER/Stringer

TEMPO.CO, Jakarta - Qatar sangat yakin mengakui pemerintahan Afghanistan yang sekarang dikendalikan Taliban bukan prioritas. Qatar ingin lebih fokus pada upaya membangun hubungan dengan pemerintahan baru di Afghanistan dan mengatasi masalah-masalah kemanusiaan di sana.

“Kami rasa pengakuan sekarang ini bukan sebuah prioritas. Yang lebih penting adalah kami berbicara soal kemanusiaan, pendidikan dan warga diizinkan melakukan perjalanan dengan bebas,” kata Mutlaq al-Qahtani, utusan khusus dari Kementerian Luar Negeri Qatar.

Al-Qahtani mendesak negara-negara di dunia agar mau membuka pintu komunikasi dengan Taliban yang sekarang secara de facto menjadi otoritas di Afghanistan. Saat yang sama, al-Qahtani juga menedesak kelompok radikal itu agar bertindakan dengan bertanggung jawab dan menghormati hak-hak perempuan untuk bekera dan ke sekolah bagi murid perempuan.

Delegasi Taliban bertemu dengan delegasi Qatar di Doha, Qatar, dalam foto yang diunggah ke media sosial pada 9 Oktober 2021. Handout media sosial/via REUTERS

Qatar saat ini dipandang sebagai salah satu negara yang cukup di dengar oleh Taliban. Qatar sekarang ini sedang menjadi tuan rumah perundingan antara Taliban dengan negara-negara Barat.

   

Menurut al-Qahtani, satu-satunya cara untuk bergerak maju adalah menawarkan pada Taliban lebih banyak kerja sama, kolaborasi dan bantuan. Namun Afghanistan harus bergerak pula menuju sebuah inklusifitas pemerintah, di mana masyarakat Afghanistan memutuskan sendiri masa depan mereka.

Taliban sudah dua bulan berkuasa di Afghansitan. Taliban sekarang ini di dorong untuk membangun sejumlah hubungan dengan negara-negara lain guna membantu Afghanistan mengatasi krisis ekonomi di sana. Sayangnya, sejauh ini Taliban belum mau mengizinkan murid perempuan (SMA) kembali ke sekolah, padahal itu salah satu tuntutan komunitas internasional.

  

Baca juga: Pengungsi Afghanistan Ingin Kembali ke Negara Asal 

Sumber: Reuters






Puan dan Pimpinan Parlemen Qatar Bahas Peningkatan Kerja Sama

12 jam lalu

Puan dan Pimpinan Parlemen Qatar Bahas Peningkatan Kerja Sama

Pembahasan antara lain tentang kerja sama ekonomi, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan PMI di Qatar.


Arsene Wenger: Tim dengan Pemain Sayap Terbaik akan Jadi Pemenang Piala Dunia 2022

12 jam lalu

Arsene Wenger: Tim dengan Pemain Sayap Terbaik akan Jadi Pemenang Piala Dunia 2022

Arsene Wenger mengatakan ada tren tim bertahan dengan memperkuat bagian tengah pertahanannya sehingga tim dipaksa menyerang dari sisi sayap.


Qatar Manfaatkan Momen Piala Dunia 2022 untuk Ubah Persepsi Tentang Islam

13 jam lalu

Qatar Manfaatkan Momen Piala Dunia 2022 untuk Ubah Persepsi Tentang Islam

Qatar yang memiliki masjid-masjid megah, mengenalkan wajah Islam yang ramah kepada suporter sepak bola dalam momen Piala Dunia 2022.


Piala Dunia 2022: Keunikan Stadion 974 di Tepi Laut Qatar yang Bisa Dibongkar Pasang

14 jam lalu

Piala Dunia 2022: Keunikan Stadion 974 di Tepi Laut Qatar yang Bisa Dibongkar Pasang

Nama Stadion 974 tidak hanya diambil dari kode panggilan internasional untuk Qatar.


ISIS Klaim Serangan Teror ke Kantor Kedutaan Besar Pakistan di Afghanistan

1 hari lalu

ISIS Klaim Serangan Teror ke Kantor Kedutaan Besar Pakistan di Afghanistan

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan teror di kantor Kedutaan Besar Pakistan di Ibu Kota Kabul, Afghanistan pada 3 Desember 2022


Melawat ke Qatar, Sandiaga Cari Investor untuk Destinasi Super Prioritas

1 hari lalu

Melawat ke Qatar, Sandiaga Cari Investor untuk Destinasi Super Prioritas

Sandiaga Uno melawat ke Qatar mencari investor untuk berinvestasi di lima destinasi super prioritas (DSP) Indonesia.


Profil Singkat 4 Top Skor Sementara Piala Dunia 2022

2 hari lalu

Profil Singkat 4 Top Skor Sementara Piala Dunia 2022

Tercatat ada empat pemain yang notabene merupakan nama relatif baru yang menjadi pencetak gol terbanyak sementara Piala Dunia 2022.


Bom Bunuh Diri dan Upaya Pembunuhan Pejabat Pakistan Terjadi di Kabul

2 hari lalu

Bom Bunuh Diri dan Upaya Pembunuhan Pejabat Pakistan Terjadi di Kabul

Dua kejadian terpisah di Kabul, serangan bom bunuh diri dekat kantor partai Hezb-e-Islami dan penembakan di Kedutaan Pakistan.


Piala Dunia 2022: Warganet Puji Sikap Antonee Robinson Peluk Pemain Timnas Iran Usai Laga Iran Vs Amerika Serikat

2 hari lalu

Piala Dunia 2022: Warganet Puji Sikap Antonee Robinson Peluk Pemain Timnas Iran Usai Laga Iran Vs Amerika Serikat

Bek Timnas Amerika Serikat, Antonee Robinson, memeluk lawan mainnya, Ramin Rezian, usai kekalahan Iran saat menghadapi AS dalam Piala Dunia 2022.


Kemlu: Indonesia Belum Mengakui Pemerintah Taliban Afghanistan

3 hari lalu

Kemlu: Indonesia Belum Mengakui Pemerintah Taliban Afghanistan

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan posisi Indonesia belum mengakui Pemerintahan Taliban di Afghanistan.