Dokumen Rahasia Tentang Kapal Perang Inggris HMS Defender Ditemukan di Halte Bus

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal perusak HMS Defender Angkatan Laut Kerajaan Inggris ditambatkan sebelum upacara menandai kedatangan kapal perang di pelabuhan Laut Hitam Batumi, Georgia, 26 Juni 2021. [Vasil Gedenidze/Kedutaan Besar Inggris di Georgia/Handout via REUTERS]

    Kapal perusak HMS Defender Angkatan Laut Kerajaan Inggris ditambatkan sebelum upacara menandai kedatangan kapal perang di pelabuhan Laut Hitam Batumi, Georgia, 26 Juni 2021. [Vasil Gedenidze/Kedutaan Besar Inggris di Georgia/Handout via REUTERS]

    TEMPO.CO, Jakarta - Dokumen rahasia dari Kementerian Pertahanan Inggris yang berisi rincian tentang kapal perang Inggris HMS Defender dan kemungkinan reaksi Rusia terhadap perjalanannya melalui Laut Hitam telah ditemukan di halte bus di Inggris selatan, BBC melaporkan pada Ahad.

    BBC mengatakan dokumen setebal hampir 50 halaman ditemukan di tumpukan basah di belakang halte bus di Kent pada Selasa pagi oleh seorang anggota masyarakat, yang ingin identitasnya tetap anonim, dikutip dari Reuters, 27 Juni 2021.

    Orang yang menemukan dokumen itu kemudian memberikannya ke BBC, menurut Sky News.

    Sebagian besar makalah ditandai dengan "resmi sensitif" yang berarti tingkat kerahasiaan yang cukup rendah.

    Dokumen-dokumen itu juga berisi informasi yang ditujukan kepada sekretaris pribadi Menteri Pertahanan Ben Wallace bertanda "Secret UK Eyes Only".

    Informasi tentang kehadiran militer Inggris di Afganistan setelah meredanya kehadiran NATO di wilayah tersebut juga dimuat dalam dokumen itu, serta kemungkinan rincian tentang pasukan khusus Inggris, Sky News melaporkan.

    Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan telah diberitahu minggu lalu tentang sebuah insiden di mana dokumen pertahanan sensitif ditemukan oleh anggota masyarakat.

    "Departemen menangani keamanan informasi dengan sangat serius dan penyelidikan telah diluncurkan. Karyawan yang bersangkutan melaporkan kehilangan pada saat itu. Untuk saat ini tidak pantas untuk berkomentar lebih lanjut," kata seorang juru bicara.

    Oposisi utama Inggris, Partai Buruh, mengatakan penemuan dokumen rahasia oleh anggota masyarakat merupakan insiden yang sangat memalukan.

    Kepala kebijakan pertahanan Partai Buruh John Healey mengatakan para menteri perlu memastikan bahwa keamanan nasional tidak dirusak atau operasi keamanan terpengaruh, dan ada prosedur untuk memastikan hal seperti ini tidak terjadi lagi.

    BBC melaporkan bahwa dokumen, termasuk email dan presentasi PowerPoint, terkait dengan kapal perusak Inggris HMS Defender, yang bulan ini berlayar melalui perairan semenanjung Krimea, wilayah yang dicaplok Rusia dari Ukraina pada 2014.

    BBC mengatakan dokumen tersebut menyarankan misi HMS Defender dilakukan dengan harapan bahwa Rusia mungkin merespons secara agresif.

    "Apa yang kita pahami tentang kemungkinan 'pesta penyambutan'...?" tanya seorang pejabat di Permanent Joint Headquarters (PJHQ), markas tri-service Inggris di Northwood, menurut BBC.

    Rusia mengatakan pada hari Rabu bahwa pihaknya telah melepaskan tembakan peringatan dan menjatuhkan bom di jalur HMS Defender untuk mengusirnya. Kremlin mengklain rute HMS Defender sebagai perairan teritorialnya, tetapi menurut Inggris dan sebagian besar dunia adalah milik Ukraina.

    Rusia kemudian memanggil duta besar Inggris di Moskow untuk teguran diplomatik formal atas apa yang digambarkan sebagai provokasi.

    Inggris menolak laporan Rusia tentang insiden itu. Dikatakan mereka yakin setiap tembakan yang ditembakkan adalah "latihan meriam" Rusia yang telah diumumkan sebelumnya, dan tidak ada bom yang dijatuhkan.

    Inggris juga mengonfirmasi bahwa kapal perang HMS Defender telah berlayar melalui perairan Ukraina, menggambarkan jalurnya sebagai "rute pelayaran yang tidak melanggar" dan sesuai dengan hukum laut internasional.

    Baca juga: Rusia Mengusir Kapal Perang Inggris dari Semenanjung Krimea

    REUTERS | BBC | SKY NEWS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.