Donald Trump Kembali Berkampanye untuk Partai Republik

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, - Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali berkampanye untuk Partai Republik di Ohio pada Sabtu kemarin. Dalam acara itu, Trump meratapi kekalahannya dalam Pilpres AS tahun lalu, bersumpah akan membawa partainya menguasai kembali Kongres AS, dan mengecam anggota Partai Republik di kongres yang ikut memakzulkannya.

    Trump menyebut acara tersebut sebagai "rapat umum pertama pemilihan 2022". Ia memperkirakan pemilihan tahun depan akan membuat Partai Republik menguasai dua kamar di Kongres.

    "Kami akan merebut kembali DPR, dan kami akan merebut kembali Senat," janjinya kepada orang banyak di Lorain County Fairgrounds di Wellington, sekitar setengah jam di barat daya Cleveland, dikutip dari USA Today, Ahad, 27 Juni 2021.

    "Kami tidak punya pilihan," ucap Trump.

    Acara ini menandai kembalinya Trump ke jenis demonstrasi massal sejak dia meninggalkan kantor pada Januari. Selama ini penampilan publik Trump terbatas pada beberapa pidato di hadapan kelompok konservatif dan Republik.

    Komite aksi politik Trump, Save America PAC, mengatakan kampanye di Ohio akan menjadi yang pertama dari banyak penampilan untuk mendukung kandidat dari Partai Republik. Agenda kedua sudah direncanakan pada 3 Juli di Sarasota, Florida.

    Analis politik mengatakan peristiwa itu dirancang untuk memberi Trump platform untuk menegaskan kembali dirinya sebagai pemimpin Partai Republik dan mempromosikan teori konspirasi tentang pemilihan November lalu . “Ini hanyalah awal dari tur pengaduan Donald Trump,” kata David Cohen, seorang profesor ilmu politik di Universitas Akron.

    Trump, bagaimanapun, bersikeras, "Saya mencoba untuk menyelamatkan demokrasi Amerika."'

    Dicekal dari Twitter, Facebook, dan platform media sosial lainnya yang ia gunakan untuk berkomunikasi dengan para pendukungnya, Trump menikmati antusiasme kerumunan yang riuh, yang diperkirakan mencapai ribuan. "Apakah kita bersenang-senang?" Trump bertanya.

    Dalam sambutannya yang berdurasi 91 menit, Trump mengecam musuh Demokrat seperti Hillary Clinton dan Nancy Pelosi, mengolok-olok media dan melontarkan tuduhan tidak berdasar tentang kekalahannya dari Joe Biden. Trump mengatakan dia malu pada Mahkamah Agung AS karena gagal mendukung klaim penipuan pemilu.

    Meskipun dia tidak membuat pengumuman tentang rencananya sendiri, Donald Trump mengisyaratkan bahwa dia mungkin akan mencalonkan diri lagi pada Pilpres AS 2024. Dia mengklaim bahwa dia telah memenangkan kursi kepresidenan dua kali. "Mungkin kami harus memenangkannya a ketiga kalinya," ujarnya.

    Baca juga: Donald Trump Sempat Minta Pasien COVID-19 Ditempatkan di Guantanamo Bay

    Sumber: USA TODAY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.