Donald Trump Kembali ke Media Sosial?

Ekspresi Presiden AS Donald Trump saat akan berbicara tentang hasil pemilihan presiden AS 2020 di Gedung Putih, Washington, AS, 5 November 2020. Joe Biden hanya membutuhkan enam suara lagi untuk meraih 270 suara elektoral. REUTERS/Carlos Barria

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali online setelah berbulan-bulan dilarang menggunakan media sosial oleh perusahaan-perusahaan raksasa pemilik situs jejaring sosial. Trump saat ini menggunakan ‘desk’ untuk menyiarkan kampanye-kampanyenya, yang kemudian bisa dibagikan lewat Twitter.  

“Dari meja Donald J. Trump,” demikian laman muka akun desk Presiden Amerika Serikat ke-45.

Akun Twitter Trump dibekukan pada Januari 2021 lalu. Video promosi dengan judul ‘beacon kebebasan’ dan ‘tempat untuk berbicara dengan bebas dan aman’, ditempelkan di bagian atas feed.  

Dari keterangan yang muncul, orang-orang mungkin berfikir desk adalah media sosial untuk warga Amerika Serikat yang dibersihkan oleh Big Tech, padahal sebenarnya tidak demikian. Saat ini, hanya Trump yang bisa berkomentar di unggahannya sendiri atau foto dan video yang diunggahnya.

Dalam akun itu, juga sudah isikan arsip beberapa pernyataannya yang dikeluarkan sebelum dia meninggalkan Gedung Putih pada Januari 2021 lalu. Unggahan di desk, bisa dibagikan lewat Twitter dan Facebook. Namun tidak ada opsi untuk meninggalkan komentar atau membalas.    

Masih belum jelas apakah ini yang disarankan oleh Penasehat Trump, Jason Miller ketika dia mengatakan kepada wartawan pada Maret 2021 lalu bahwa Trump akan kembali online dengan platformnya sendiri.  

“Ini hanya komunikasi satu arah yang memungkinkan Trump berkomunikasi dengan para pengikutnya,” kata sebuah sumber.

Baca juga: Donald Trump Kritik Tanggal Penarikan Pasukan AS dari Afganistan oleh Joe Biden

Sumber: RT.com






AS Buka Pintu Lebar-lebar untuk Warga Rusia yang Ingin Eksodus

1 jam lalu

AS Buka Pintu Lebar-lebar untuk Warga Rusia yang Ingin Eksodus

AS menyambut dengan tangan terbuka warga Rusia yang ingin meninggalkan negaranya.


Wapres AS Kamala Harris Mendarat di Korea Selatan, Sehari Setelah Korut Uji Coba Rudal

1 jam lalu

Wapres AS Kamala Harris Mendarat di Korea Selatan, Sehari Setelah Korut Uji Coba Rudal

Korea Utara melakukan uji coba rudal sehari sebelum Wapres Amerika Serikat Kamala Harris tiba di Korea Selatan.


Badai Ian di Florida Sebabkan Kapal Migran Kuba Tenggelam, 20 Orang Hilang

3 jam lalu

Badai Ian di Florida Sebabkan Kapal Migran Kuba Tenggelam, 20 Orang Hilang

Sebuah kapal migran dari Kuba telah tenggelam karena Badai Ian di Florida, Amerika Serikat.


Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

18 jam lalu

Mike Pompeo Kasih Saran Amerika soal Cina

Mike Pompeo memberikan masukan ke Amerika soal bagaimana menghadapi Cina.


Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

21 jam lalu

Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

AppStore milik Apple memutuskan memblokir hampir semua aplikasi yang diterbitkan Russian VK ecosystrm.


9 Negara yang Memberlakukan Bela Negara Pasca-Perang Dunia II

1 hari lalu

9 Negara yang Memberlakukan Bela Negara Pasca-Perang Dunia II

Yang teranyar adalah bela negara ala Presiden Putin, rakyat diminta terlibat dalam perang menyerang Ukraina. Perintah ini banyak ditolak warga.


Jelang Kedatangan Badai Ian, Jutaan Warga Florida Diminta Mengungsi

1 hari lalu

Jelang Kedatangan Badai Ian, Jutaan Warga Florida Diminta Mengungsi

Lebih dari 2,5 juta warga Florida berada di bawah perintah evakuasi menghadapi badai Ian yang diperkirakan mulai mendarat pada Rabu malam.


Bakal Fitur Baru Whatsapp Call Links, Simak Kegunaannya

1 hari lalu

Bakal Fitur Baru Whatsapp Call Links, Simak Kegunaannya

Fitur ini berfungsi untuk siapa saja di WhatsApp, bahkan jika mereka tidak ada dalam daftar kontak.


Korea Selatan Tak Mau Ikut Campur Urusan Taiwan

1 hari lalu

Korea Selatan Tak Mau Ikut Campur Urusan Taiwan

Korea Selatan tak mau mencampuri urusan Amerika Serikat yang membela Taiwan dari Cina.


Warga Rusia Ramai-ramai Hengkang Hindari Wamil

2 hari lalu

Warga Rusia Ramai-ramai Hengkang Hindari Wamil

Pemanggilan sekitar 300.000 tentara cadangan telah menyebabkan protes berkelanjutan pertama di Rusia sejak invasi ke Ukraina dimulai.