Donald Trump Kritik Tanggal Penarikan Pasukan AS dari Afganistan oleh Joe Biden

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Donald Trump menyampaikan pidato kepada pasukan AS, dengan Presiden Afganistan Ashraf Ghani berdiri di belakangnya, selama kunjungan mendadak ke Pangkalan Udara Bagram, Afganistan, 28 November 2019. [REUTERS / Tom Brenner]

    Presiden Donald Trump menyampaikan pidato kepada pasukan AS, dengan Presiden Afganistan Ashraf Ghani berdiri di belakangnya, selama kunjungan mendadak ke Pangkalan Udara Bagram, Afganistan, 28 November 2019. [REUTERS / Tom Brenner]

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden Donald Trump pada Ahad mengkritik tanggal penarikan pasukan AS oleh Presiden Joe Biden, mengatakan 11 September harusnya menjadi hari berkabung memperingati teror 9/11.

    Dalam pernyataannya, Donald Trump menulis Amerika Serikat harusnya sudah menarik pasukan dari Afganistan sebelumnya.

    "11 September harus tetap menjadi hari refleksi dan peringatan untuk menghormati jiwa-jiwa besar yang hilang. Keluar dari Afganistan adalah hal yang bagus dan positif untuk dilakukan. Saya berencana mundur pada 1 Mei, dan kita harus sedekat mungkin dengan jadwal itu," kata Donald Trump, dikutip dari The Hill, 19 April 2021.

    Pernyataan Donald Trump datang sebagai tanggapan atas pengumuman Joe Biden minggu ini, bahwa AS akan menarik semua pasukan tempur dari Afganistan pada 11 September, memenuhi janji kampanyenya untuk mengakhiri perang terpanjang Amerika Serikat.

    Presiden AS Joe Biden berbicara tentang sektor lapangan pekerjaan dan ekonomi di Gedung Putih di Washington, AS, 7 April 2021. [REUTERS / Kevin Lamarque]

    Presiden Afganistan Ashraf Ghani mengatakan kepada Fareed Zakaria dari CNN dalam sebuah wawancara eksklusif di "GPS" pada Ahad, bahwa ia mendukung keputusan Biden untuk menarik pasukan AS, mengatakan langkah itu "secara radikal mengubah" konteks situasi di Afganistan dan dunia Islam. Ashraf Ghani mengatakan "seluruh energinya" sekarang difokuskan untuk bekerja dalam konteks baru itu.

    Penasihat keamanan nasional Gedung Putih Jake Sullivan pada Minggu pagi menegaskan bahwa tujuan AS telah tercapai di Afganistan, meskipun dia tidak mengatakan AS "memenangkan" perang Afganistan. Sebaliknya, Sullivan mengatakan kepada CNN bahwa AS sekarang harus fokus pada pertempuran "20 tahun mendatang" daripada 20 tahun terakhir.

    Donald Trump adalah mantan panglima tertinggi terbaru yang menanggapi rencana Joe Biden, setelah mantan Presiden George W. Bush dan Barack Obama. Barack Obama memuji keputusan Joe Biden untuk mengakhiri perang hampir 20 tahun, yang telah berlangsung di keempat pemerintahan, CNN melaporkan.

    Namun, penarikan pasukan AS oleh Joe Biden pada 11 September mundur dari kesepakatan awal Donald Trump yang mematok tanggal 1 Mei untuk mundur dari Afganistan.

    Baca juga: NATO Ikut Rencana Joe Biden Tarik Pasukannya dari Afganistan

    THE HILL | CNN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.