Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Banjir Australia, Warga Diserbu Laba-laba dan Ular yang Kabur

image-gnews
Banjir besar di Australia ternyata memicu perpindahan besar-besaran (exodus) dari hewan liar yang berada di sana. Salah satunya laba-laba (Sumber: Matt Lovenfosse/ CNN)
Banjir besar di Australia ternyata memicu perpindahan besar-besaran (exodus) dari hewan liar yang berada di sana. Salah satunya laba-laba (Sumber: Matt Lovenfosse/ CNN)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Banjir Australia ternyata memicu perpindahan besar-besaran (exodus) dari hewan liar yang berada di sana. Dikutip dari CNN, laba-laba dan ular kabur ke dataran tinggi dan mulai masuk ke pekarangan atau rumah warga.

Banjir itu sendiri disebabkan hujan yang tidak kunjung berhenti di Australia. Dari seluruh wilayah Australia, kawasan pesisir timur yang paling terdampak dengan bendungan meluap dan menyebabkan banjir tak mudah dikendalikan. New South Wales adalah salah satunya di mana harus mengungsikan 18 ribu warganya.

Di media sosial, warga New South Wales ramai-ramai membagikan foto hewan liar kabur ke permukiman mereka. Salah satunya adalah Matt Lovenfosse, penduduk Kinchella Creek. Lovenfosse berkata, sejak banjir, pekarangan peternakannya sekarang penuh laba-laba yang kabur.

"Warna cokelat yang kalian lihat ini bukan air, tapi laba-laba yang berusaha kabur," ujar Lovenfosse, Selasa, 23 Maret 2021.

Lovenfosse tidak kaget apabila laba-laba itu pada akhirnya kabur ke rumah ia juga. Ia mengaku pernah mengalaminya di tahun 2001 dan 2013 ketika banjir besar terjadi. Dalam dua momen itu, kata ia, labar-laba terdesak banjir hingga lari ke rumahnya yang merupakan titik tertinggi di peternakannya.

"Di sini masih banjir dan ketinggian air terus naik. Air terus mendekat ke rumah kami. Kalau ini tidak berhenti, besok pagi air akan sudah masuk dan rumah kami akan penuh dengan laba-laba," ujar Lovenfosse.

Sebuah mobil terendam banjir di pinggiran kota Windsor ketika negara bagian New South Wales mengalami banjir dan cuaca buruk, di Sydney, Australia, 22 Maret 2021. Banjir kali ini ditetapkan sebagai banjir terburuk dalam 60 tahun terakhir. REUTERS/Loren Elliott

Lovenfosse tidak berniat untuk mengungsi. Menurutnya, baik ada laba-laba atau tidak, rumahnya sudah titik paling aman. Lagipula, kata ia, dirinya sudah berpengalaman dengan serbuan hewan-hewan liar dan laba-laba bukan yang terburuk.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

"Kalau kamu mengecek pohon, itu juga penuh dengan ular. Saya sudah tinggal lama di sini, hidup dikelilingi laba-laba, ular, dan hewan liar lainnya. Mereka tidak begitu mengganggu kami karena jarang bersinggungan langsung," ujar Lovenfosse.

Penggunan TikTok Shenea Varley mengunggah video yang menunjukkan laba-laba sudah memasukki teras rumahnya. Ia berkata, jika teras rumah basah, laba-laba pun tak akan ragu untuk naik ke tubuh manusia juga.

PM negara bagian New South Wales, Gladys Berejiklian, menyatakan banjir akan terus berlanjut dengan prediksi terbaru menunjukkan hujan tetap deras. Ia tengah menimbang untuk mengungsikan lebih banyak orang lagi.

"Saya tidak tahu apakah pernah ada banjir separah ini dalam sejarah cuaca ekstrim di New South Wales, apalagi bebarengan dengan pandemi COVID-19 di Australia," ujar Gladys Berejiklian terheran-heran dengan Banjir Australia. 

Baca juga: Banjir Australia Terparah dalam 60 Tahun Terakhir, Ribuan Warga Bakal Dievakuasi

ISTMAN MP | CNN

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kampanyekan Diplomasi Makanan, Australia Kenalkan Menu Baru Olahan Daging Domba di Surabaya

9 jam lalu

Chef asal Australia Bent Draper demonstrasi memasak bertema
Kampanyekan Diplomasi Makanan, Australia Kenalkan Menu Baru Olahan Daging Domba di Surabaya

Kedutaan Besar Australia Jakarta bersama Konsulat Jenderal Australia Surabaya mengkampanyekan diplomasi makanan bertema "Taste of Australia."


Australia dan BRIN Luncurkan Bantuan Pendanaan Baru untuk Penelitian Bidang Bioekonomi

10 jam lalu

Australia dan Indonesia pada 21 Juni 2024, meluncurkan bantuan pendanaan penelitian baru. sumber: dokumen Kedutaan Besar Australia di Jakarta
Australia dan BRIN Luncurkan Bantuan Pendanaan Baru untuk Penelitian Bidang Bioekonomi

Australia dan BRIN meluncurkan bantuan pendanaan baru untuk penelitian. Pendaftaran terbuka untuk universitas, organisasi penelitian dan NGO.


Antisipasi Pengaruh Cina, Australia Kirim 7 Menteri ke Papua Nugini

3 hari lalu

Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang (kanan) menyambut Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong (kiri) di Bandara Adelaide pada 15 Juni 2024 di Adelaide, Australia. Asanka Ratnayake/Kolam renang melalui REUTERS
Antisipasi Pengaruh Cina, Australia Kirim 7 Menteri ke Papua Nugini

Awal tahun ini, Papua Nugini tengah meningkatkan hubungan perdagangan dan kerja sama kepolisian dengan Cina.


KJRI Sydney Promosi Budaya ke Murid di Cardijn College Australia, Belajar Tari Kecak hingga Kuda Lumping

3 hari lalu

Perwakilan Indonesia menampilkan Tari Barong Bali di National Multicultural Festival (NMF) yang merupakan festival internasional terbesar di Canberra, Australia, 22 Februari 2020.[KBRI Canberra]
KJRI Sydney Promosi Budaya ke Murid di Cardijn College Australia, Belajar Tari Kecak hingga Kuda Lumping

Siswa Cardijn College mengikuti workshop tari kecak hingga kuda lumping pada program Indonesia Goes to School (IGtS) KJRI Sydney yang diselenggarakan pada 14 Juni 2024.


PM Cina Tiba di Australia, Kunjungi Panda di Kebun Binatang dan Makan Siang di Kilang Anggur

5 hari lalu

Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang (kanan) menyambut Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong (kiri) di Bandara Adelaide pada 15 Juni 2024 di Adelaide, Australia. Asanka Ratnayake/Kolam renang melalui REUTERS
PM Cina Tiba di Australia, Kunjungi Panda di Kebun Binatang dan Makan Siang di Kilang Anggur

Perdana Menteri Cina Li Qiang tiba di Adelaide, Australia, pada Sabtu malam untuk melakukan kunjungan resmi ke negara tersebut.


Konser Lany Dijadwalkan Ulang Tersebab Paul Kecelakaan

6 hari lalu

Vokalis grup musik LANY Paul Klein beraksi saat tampil dalam konsernya bertajuk
Konser Lany Dijadwalkan Ulang Tersebab Paul Kecelakaan

Anggota band Lany, Paul Jason Klein mengalami kecelakaan sepeda motor


Duta Besar Australia Kunjungan Kerja ke Padang Luncurkan #AussieBanget Corner

6 hari lalu

Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams PSM mengunjungi Padang, Sumatera Barat pada 13 Juni 2024. Sumber: dokumen Kedutaan Besar Australia di Jakarta
Duta Besar Australia Kunjungan Kerja ke Padang Luncurkan #AussieBanget Corner

Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams PSM kunjungan kerja ke Padang, Sumatera Barat pada 13 Juni 2024


Harvey Moeis dan Sandra Dewi Disebut Punya Rumah di Australia, Pengacara: Cuma Sewa

7 hari lalu

Sandra Dewi dan Harvey Moeis. Instagram.
Harvey Moeis dan Sandra Dewi Disebut Punya Rumah di Australia, Pengacara: Cuma Sewa

Pengacara tersangka perkara dugaan korupsi timah Harvey Moeis, Harris Arthur Hedar, buka suara soal kepemilikan aset atau rumah di Australia.


Perayaan 75 Tahun Hubungan Diplomatik, Forum Australia-Indonesia Diluncurkan

8 hari lalu

Kementerian Pendidikan Australia pada 12 Juni 2024, menggelar Forum Australia-Indonesia. Sumber: dokumen Kedutaan Besar Australia
Perayaan 75 Tahun Hubungan Diplomatik, Forum Australia-Indonesia Diluncurkan

Forum Australia-Indonesia diluncurkan untuk meningkatkan tata kelola dan manajemen universitas.


Apa Beda Tapera Indonesia dengan Tabungan Perumahan Rakyat di Singapura, Australia, Cina, dan Korea Selatan

10 hari lalu

Peserta tabungan perumahan rakyat (Tapera) membaca brosur di Kantor Pelayanan Badan Pengelola Tapera, Jakarta, Selasa 4 Juni 2024. Presiden Joko Widodo menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2024 tentang perubahan atas PP Nomor 25 Tahun 2020 tentang Tapera sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan dan akuntabilitas pengelolaan dana Tapera. TEMPO/Tony Hartawan
Apa Beda Tapera Indonesia dengan Tabungan Perumahan Rakyat di Singapura, Australia, Cina, dan Korea Selatan

Ramai-ramai soal Tapera di Indonesia. Ini bedanya tabungan perumahan rakyat di Korea Selatan, Australia, hingga Singapura.