Kontak Sri Mulyani, Menkeu Amerika Ingin Tingkatkan Kerja Sama

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Amerika Terpilih Joe Biden menunjuk Janet Yellen sebagai Menteri Keuangan Amerika yang baru (Sumber: Reuters)

    Presiden Amerika Terpilih Joe Biden menunjuk Janet Yellen sebagai Menteri Keuangan Amerika yang baru (Sumber: Reuters)

    TEMPO.CO, - Menteri Keuangan Amerika Serikat Janet Yellen melakukan panggilan telepon dengan Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani awal pekan ini. Dalam kesempatan itu, Yellen mengutarakan niat negaranya untuk meningkatkan kerja sama dengan Indonesia

    "Sekretaris Yellen menekankan dukungannya untuk hubungan AS-Indonesia yang kuat dan menyampaikan niatnya untuk memperdalam kerja sama bilateral dan multilateral dengan Indonesia untuk mengatasi tantangan regional dan global utama," bunyi keterangan resmi Kementerian Keuangan AS seperti dikutip dari laman resminya, Rabu, 10 Maret 2021.

    Sebagai bagian dari G20, Indonesia dilihat memainkan peran kunci dalam diskusi tentang masalah-masalah seperti keringanan utang bagi negara-negara miskin yang sangat terpukul oleh pandemi, dan kebutuhan untuk bergerak maju dengan langkah-langkah perubahan iklim.

    Amerika Serikat dan Indonesia bertemu secara teratur untuk membahas masalah-masalah bilateral di bawah Perjanjian Kerangka Kerja Perdagangan dan Investasi bilateral tahun 1996.

    Menurut data dari kantor Perwakilan Dagang AS, perdagangan barang dan jasa Amerika dengan Indonesia mencapai $ 31,8 miliar pada 2019.

    Selain itu, Menkeu Amerika Serikat Janet Yellen dan Sri Mulyani juga mendiskusikan soal upaya pemulihan ekonomi akibat pandemi virus corona serta upaya global untuk mengatasi ancaman perubahan iklim.

    Baca juga: Yellen Bantah Imbal Hasil Obligasi Tinggi Bukan inflasi Tapi Ekonomi AS Pulih

    Sumber: REUTERS | TREASURY.GOV


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.