Inggris Mau Kenakan Pajak ke Perusahaan yang Untung Banyak Selama Covid-19

Kanselir Keuangan Inggris Rishi Sunak berbicara selama wawancara TV di London, Inggris 22 November 2020. [REUTERS / Simon Dawson]

TEMPO.CO, Jakarta - Inggris berencana mengenakan pajak kepada ritel dan perusahaan teknologi yang labanya melonjak selama pandemi Covid-19, menurut laporan Sunday Times mengutip email yang bocor.

Pemerintah Inggris telah memanggil perusahaan untuk membahas bagaimana pajak penjualan online akan bekerja, sementara rencana juga sedang disusun untuk pajak keuntungan yang berlebih, Sunday Times melaporkan, dikutip dari Reuters, 7 Februari 2021.

Menteri Keuangan Rishi Sunak tidak mungkin mengumumkan pajak ini pada pengumuman anggaran yang dijadwalkan pada 3 Maret, yang akan fokus pada perpanjangan program cuti Covid-19 dan dukungan untuk bisnis, kata laporan itu, yang kemungkinan akan diluncurkan pada paruh kedua tahun ini.

Baca juga: Akibat Covid-19, Inggris Berutang Lebih Banyak Melampaui Pinjaman pasca PD II

Sunak menghadapi tekanan dari beberapa orang di Partai Konservatifnya untuk menjamin departemennya melakukan pengeluaran terkendali ketika dia mengajukan anggaran baru, setelah pinjaman tahunan terbesar Inggris sejak Perang Dunia Kedua.

Sunak telah berjanji untuk menempatkan keuangan publik pada pemulihan ekonomi berkelanjutan. Data bulan lalu menunjukkan pinjaman publik sejak awal tahun finansial pada April mencapai rekor 271 miliar poundsterling (Rp 5.234 triliun).

Kementerian keuangan Inggris tidak dapat segera dihubungi untuk memberikan komentar atas laporan Sunday Times.

REUTERS

Sumber:

https://www.reuters.com/article/us-health-coronavirus-britain-budget/uk-plans-to-tax-firms-that-profited-from-pandemic-sunday-times-idUSKBN2A60TE?il=0






Inilah 7 Negara yang Menerapkan Cukai Minuman Berpemanis

1 jam lalu

Inilah 7 Negara yang Menerapkan Cukai Minuman Berpemanis

Berikut ini adalah sejumlah negara yang telah menerapkan cukai minuman berpemanis.


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

5 jam lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Scotland Yard, Kepolisian yang Teruji Tangani Kasus Kriminal Gelap di Inggris

9 jam lalu

Scotland Yard, Kepolisian yang Teruji Tangani Kasus Kriminal Gelap di Inggris

Scotland Yard memiliki reputasi khusus dalam kasus-kasus kriminal gelap di Inggris. Bagaimana sepak terjangnya?


Krisis Inggris: Ekonomi Bergejolak setelah Liz Truss Memotong Pajak

19 jam lalu

Krisis Inggris: Ekonomi Bergejolak setelah Liz Truss Memotong Pajak

Kebijakan Liz Truss memotong pajak dinilai memicu krisis Inggris


DPR Sahkan RUU APBN 2023 Jadi Undang-undang, Bagaimana Postur Makro Ekonominya?

19 jam lalu

DPR Sahkan RUU APBN 2023 Jadi Undang-undang, Bagaimana Postur Makro Ekonominya?

Rapat paripurna DPR RI menyetujui Rancangan Undang-undang APBN 2023 menjadi undang-undang.


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

20 jam lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Jokowi Sebut RI Hadapi Tantangan Berat Ekonomi Global: Bukan Barang Gampang, Tapi...

23 jam lalu

Jokowi Sebut RI Hadapi Tantangan Berat Ekonomi Global: Bukan Barang Gampang, Tapi...

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menilai saat ini Indonesia menghadapi tantangan perekonomian global yang cukup sulit.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

1 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

1 hari lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.


Krisis Ekonomi Parah di Inggris, Anak Sekolah Pura-pura Makan dari Kotak Kosong

1 hari lalu

Krisis Ekonomi Parah di Inggris, Anak Sekolah Pura-pura Makan dari Kotak Kosong

Krisis ekonomi Inggris menyebabkan anak-anak kekurangan makan. Ada yang memakan karet karena lapar.