Menteri Inggris Sebut Ada 4.000 Varian Virus Penyebab Covid-19 di Seluruh Dunia

Gambar mikroskop elektron pemindaian ini menunjukkan SARS-CoV-2 (obyek bulat biru), juga dikenal sebagai novel coronavirus, virus yang menyebabkan Covid-19, muncul dari permukaan sel yang dikultur di laboratorium yang diisolasi dari pasien di AS. [NIAID-RML / Handout melalui REUTERS]

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Penyebaran Vaksin Covid-19 Inggris mengatakan ada sekitar 4.000 varian virus yang menyebabkan Covid-19 di seluruh dunia sekarang, sehingga semua produsen vaksin termasuk Pfizer Inc dan AstraZeneca Plc berusaha meningkatkan vaksin mereka.

Ribuan varian jenis virus corona yang menyebabkan Covid-19 telah didokumentasikan saat virus tersebut bermutasi, termasuk yang disebut varian Inggris, Afrika Selatan, dan Brasil yang tampaknya menyebar lebih cepat daripada yang lain.

"Sangat kecil kemungkinannya vaksin saat ini tidak akan efektif pada varian baik di Kent atau varian lain terutama jika menyangkut penyakit parah dan rawat inap," kata Menteri Penyebaran Vaksin Nadhim Zahawi kepada Sky News.

"Semua pabrikan, Pfizer-BioNTech, Moderna, Oxford-AstraZeneca, dan lainnya sedang mencari cara untuk meningkatkan vaksin mereka untuk memastikan bahwa kami siap untuk varian apa pun - saat ini ada sekitar 4.000 varian COVID di seluruh dunia," kata Zahawi.

Margaret Keenan, 90 tahun, saat disuntikan vaksin COVID-19 Pfizer/BioNtech di University Hospital, Coventry, Inggris, 8 Desember 2020. Britain December 8, 2020. Margaret Keenan menjadi orang pertama di dunia yang menerima vaksin COVID-19 Pfizer/BioNtech. Jacob King/Pool via REUTERS

Sementara ribuan varian baru Covid-19 telah muncul saat virus bermutasi saat replikasi, hanya minoritas yang sangat kecil kemungkinan besar menjadi penting dan mengubah virus, menurut British Medical Journal, dikutip dari Reuters, 4 Februari 2021.

Baca juga: Inggris Lakukan Pengujian Virus Corona dari Pintu ke Pintu

"Kami memiliki industri sekuensing genom terbesar, kami memiliki sekitar 50% industri sekuensing genom dunia, dan kami menyimpan perpustakaan semua varian sehingga kami siap untuk merespons, baik di musim gugur atau seterusnya, untuk tantangan apapun yang virus mungkin muncul dan menghasilkan vaksin berikutnya," kata Zahawi.

Virus corona baru, yang dikenal oleh para ilmuwan sebagai SARS-CoV-2 atau Covid-19, telah menewaskan 2,268 juta orang di seluruh dunia sejak muncul di Cina pada akhir 2019, menurut Johns Hopkins University of Medicine.

REUTERS

Sumber:

https://www.reuters.com/article/us-health-coronavirus-britain/there-are-4000-variants-of-virus-that-causes-covid-19-uk-minister-says-idUSKBN2A40U0






Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

12 jam lalu

Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

Pakar mengatakan karantina kesehatan tetap perlu dilakukan meskipun pandemi COVID-19 telah terkendali secara penuh.


Guru-guru Mogok Massal di Inggris, Protes Gaji yang Sangat Kecil

16 jam lalu

Guru-guru Mogok Massal di Inggris, Protes Gaji yang Sangat Kecil

Mogok Massal dipicu inflasi yang mencapai dua digit tahun lalu sehingga para guru menerima pemotongan gaji riil sebanyak 23% sejak 2010.


Saat Korea Selatan Tak Lagi Terapkan Mandat Penggunaan Masker

21 jam lalu

Saat Korea Selatan Tak Lagi Terapkan Mandat Penggunaan Masker

Korea Selatan adalah salah satu negara pertama yang melaporkan wabah Covid-19 pada awal 2020.


Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

22 jam lalu

Amerika Serikat Akan Akhiri Darurat COVID-19 Pada 11 Mei

Mantan presiden Donald Trump pertama kali menyatakan pandemi COVID-19 sebagai darurat nasional Amerika Serikat pada 13 Maret 2020


Amerika Curiga Ada Warga Salahgunakan Program Bantuan Covid-19

1 hari lalu

Amerika Curiga Ada Warga Salahgunakan Program Bantuan Covid-19

Ada sekitar 69.323 kartu jaminan sosial atau Social Security Numbers (SSNs) yang digunakan untuk mendapatkan dana bantuan dari total USD 5,4 miliar


Toyota Pertahankan Gelar Sebagai Merek Mobil Terlaris Dunia 2022

1 hari lalu

Toyota Pertahankan Gelar Sebagai Merek Mobil Terlaris Dunia 2022

Toyota Motor Corp mencatat total penjualan global sebanyak 10,5 juta unit sepanjang 2022, mengalahkan Volkswagen yang hanya menjual 8,9 juta unit.


JakLingko Dinobatkan sebagai Finalis Transport Ticketing Global Awards 2023 di Inggris

1 hari lalu

JakLingko Dinobatkan sebagai Finalis Transport Ticketing Global Awards 2023 di Inggris

Penyelenggara Transport Ticketing Global Awards 2023 di Inggris menobatkan anak usaha BUMD DKI Jakarta, JakLingko Indonesia sebagai finalis.


Deteksi Subvarian Baru seperti Kraken dengan Pengurutan Genom

1 hari lalu

Deteksi Subvarian Baru seperti Kraken dengan Pengurutan Genom

Peneliti mengingatkan pentingnya pengurutan genom menyeluruh untuk mendeteksi COVID-19 subvarian baru seperti Kraken.


Beijing Klaim Kasus Positif Covid-19 Melandai setelah Libur Imlek

1 hari lalu

Beijing Klaim Kasus Positif Covid-19 Melandai setelah Libur Imlek

Pasien demam yang berkunjung ke klinik akibat Covid-19 selama Imlek turun sekitar 40 persen.


Jepang Terus Pantau Situasi Covid-19 di China

1 hari lalu

Jepang Terus Pantau Situasi Covid-19 di China

Pemerintah Jepang menyatakan akan terus memantau situasi Covid-19 di China.