Donald Trump Mau Halangi Penerbitan Buku John Bolton

Penasihat Keamanan Nasional John Bolton mendengarkan ketika Presiden AS Donald Trump mengadakan rapat kabinet di Gedung Putih di Washington, AS, 9 April 2018. [REUTERS / Kevin Lamarque]

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Donald Trump mengatakan kepada stafnya dia ingin menghalangi penerbitan buku John Bolton dengan alasan buku tersebut menyimpan rahasia negara.

Trump juga menyebut mantan penasihat keamanan nasional AS tersebut sebagai pengkhianat, menurut dua sumber yang mengetahui percakapan tersebut kepada Washington Post, dikutip CNN, 23 Februari 2020.

Presiden secara khusus mendesak para pembantunya bahwa buku Bolton, "The Room Where It Happened: A White House Memoir," seharusnya tidak diterbitkan sebelum pemilihan presiden November, kata kedua sumber.

Berita tentang upaya Trump datang ketika Bolton dan pengacaranya terlibat dalam pertempuran dengan Gedung Putih selama berminggu-minggu atas isi buku itu, yang akan diterbitkan pada bulan Maret.  Pemerintahan Trump meningkatkan kekhawatiran dengan mengklaim isi buku Bolton mengandung informasi rahasia yang dilindungi oleh hak istimewa eksekutif.

Kantor manajemen arsip Gedung Putih bertanggung jawab untuk meninjau buku Bolton dan memberikan respons.

Presiden Donald Trump, kanan, melakukan pertemuan disela-sela sidang umum PBB dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy. Sumber: REUTERS/Jonathan Ernst

Adalah New York Times melaporkan bulan lalu bahwa Bolton, dalam manuskripnya yang tidak dipublikasikan, menuduh bahwa Trump mengarahkannya untuk membantu mendapatkan informasi yang merusak Demokrat dari Ukraina.

Menurut laporan New York Times pada 26 Januari, Bolton juga menuduh bahwa Trump tidak mau mencabut penangguhan bantuan militer ke Ukraina sampai para pejabat di sana memenuhi permintaan itu. Pengacara Bolton tidak membantah substansi laporan New York Times tetapi mengecam kebocoran isi buku.

Ketika proses peninjauan berlangsung, Presiden telah berulang kali membawa buku itu bersama stafnya, kata kedua orang sumber Washington Post, dan mengatakan dia memandang Bolton sebagai "pengkhianat" karena menulisnya.

Dalam sambutan publik pertamanya sejak penyelidikan pemakzulan, Bolton mengeluarkan teguran terhadap "sensor" Gedung Putih atas manuskripnya.

"Saya harap itu tidak ditekan," kata Bolton saat acara di Duke University pada 18 Februari. "Saya mengatakan hal-hal dalam naskah tentang apa yang dia (Trump) katakan kepada saya," tambahnya. "Saya berharap mereka menjadi publik suatu hari nanti."

Di depan hadirin Duke University, Bolton menolak untuk membahas perincian masalah Ukraina yang menyebabkan pemakzulan Trump, dan dia tidak memberikan pendapat tentang hasil persidangan yang membebaskan presiden. John Bolton malah memberikan jawaban yang samar, dengan mengatakan pertanyaan tentang itu akan terjawab dalam bukunya jika ia diizinkan untuk menerbitkannya.






Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

8 hari lalu

Donald Trump dan Anak-anaknya Digugat Jaksa Agung New York

Donald Trump dan anak-anaknya digugat oleh Jaksa Agung atas tuduhan melakukan sejumlah tindakan penipuan.


Hakim Senior AS Ditunjuk untuk Selidiki Ribuan Dokumen Rahasia dari Rumah Donald Trump

14 hari lalu

Hakim Senior AS Ditunjuk untuk Selidiki Ribuan Dokumen Rahasia dari Rumah Donald Trump

Hakim Raymond J. Dearie akan memiliki wewenang untuk menyaring lebih dari 11.000 catatan dari rumah Donald Trump yang disita FBI bulan lalu


FBI Temukan Dokumen Berisi Rahasia Nuklir Negara Asing di Rumah Donald Trump

23 hari lalu

FBI Temukan Dokumen Berisi Rahasia Nuklir Negara Asing di Rumah Donald Trump

Dokumen yang menggambarkan kemampuan nuklir negara asing, ditemukan dalam pencarian FBI bulan lalu di rumah Donald Trump


FBI Temukan 11 Ribu Lebih Dokumen Negara di Rumah Donald Trump

27 hari lalu

FBI Temukan 11 Ribu Lebih Dokumen Negara di Rumah Donald Trump

FBI menemukan lebih dari 11 ribu dokumen negara dan foto-foto pada 8 Agustus 2022 selama penggeledahan di rumah Donald Trump


Donald Trump Sebut Ketahui Rahasia Macron, Ada dalam Dokumen yang Disita FBI?

31 hari lalu

Donald Trump Sebut Ketahui Rahasia Macron, Ada dalam Dokumen yang Disita FBI?

Kisah tentang Macron kembali mencuat setelah salah satu dokumen yang ditemukan di rumah Donald Trump bertuliskan "info re: President of France".


FBI Sita Dokumen Intelijen Sangat Rahasia di Rumahnya, Trump: Ini Pembobolan

34 hari lalu

FBI Sita Dokumen Intelijen Sangat Rahasia di Rumahnya, Trump: Ini Pembobolan

Kehakiman AS sedang menyelidiki mantan Presiden Trump karena menghapus catatan Gedung Putih dan secara ilegal memegang dokumen sangat rahasia


Hakim Perintahkan Publikasi Surat Penggeledahan Versi Disunting di Rumah Donald Trump

35 hari lalu

Hakim Perintahkan Publikasi Surat Penggeledahan Versi Disunting di Rumah Donald Trump

Hakim Bruce Reinhart memerintahkan pengumumkan surat perintah penggeledahan versi yang telah disunting dari rumah mantan presiden AS Donald Trump


FBI Temukan Lebih dari 300 Dokumen Rahasia dari Rumah Trump di Florida

38 hari lalu

FBI Temukan Lebih dari 300 Dokumen Rahasia dari Rumah Trump di Florida

Dokumen rahasia yang ditemukan di rumah mantan Presiden AS Donald Trump itu termasuk materi dari CIA, Badan Keamanan Nasional dan FBI.


Trump Gugat Pemerintah AS atas Penggeledahan FBI di Mar-a-Lago

38 hari lalu

Trump Gugat Pemerintah AS atas Penggeledahan FBI di Mar-a-Lago

Mantan Presiden Donald Trump meminta pengadilan federal Amerika Serikat untuk sementara waktu memblokir FBI dari meninjau materi yang disita


Akui Ambil Paspor Trump, FBI: Sudah Kami Kembalikan

45 hari lalu

Akui Ambil Paspor Trump, FBI: Sudah Kami Kembalikan

Paspor milik Donald Trump telah dikembalikan kepada mantan presiden Amerika Serikat ke-45 itu setelah FBI menggeledah rumahnya di Mar-a-Lago 8 Agustus