Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

1.000 Lebih Eks Pejabat Minta Jaksa Agung AS William Barr Mundur

image-gnews
William Barr memberikan kesaksian di Komite Kehakiman Senat yang mendengarkan pencalonannya sebagai jaksa agung Amerika Serikat di Capitol Hill di Washington, AS, 15 Januari 2019.[REUTERS / Yuri Gripas]
William Barr memberikan kesaksian di Komite Kehakiman Senat yang mendengarkan pencalonannya sebagai jaksa agung Amerika Serikat di Capitol Hill di Washington, AS, 15 Januari 2019.[REUTERS / Yuri Gripas]
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - 1.000 lebih mantan pejabat Departemen Kehakiman AS pada Ahad mendesak Jaksa Agung AS William Barr untuk mengundurkan diri karena penanganan kasus orang dekat Donald Trump.

Mantan pejabat, yang bertugas di bawah pemerintahan Republik dan Demokrat, mengecam Barr karena mengesampingkan jaksa penuntutnya sendiri dalam kasus yang mendorong tuduhan bahwa pemerintahan Trump melemahkan aturan hukum.

Dikutip dari Reuters, 17 Februari 2020, pada hari Selasa Departemen Kehakiman mengabaikan rekomendasi awal jaksa penuntut untuk memberikan veteran Partai Republik Roger Stone tujuh hingga sembilan tahun penjara setelah dinyatakan bersalah pada November atas tujuh dakwaan berbohong di Kongres, menghambat saksi, dan perintang penyelidikan, yang mendorong keempat jaksa penuntut untuk keluar dari kasus.

"Tidak pernah terdengar bagi para pemimpin puncak Departemen untuk mengesampingkan jaksa penuntut, yang mengikuti kebijakan yang telah ditetapkan, untuk memberikan perlakuan istimewa kepada rekan dekat Presiden, seperti yang dilakukan Jaksa Agung Barr dalam kasus Stone," kata surat itu, dipublikasikan di situs web Medium.

"Tindakan-tindakan itu, dan kerusakan yang telah mereka lakukan terhadap reputasi Departemen Kehakiman untuk integritas dan supremasi hukum, mengharuskan Barr untuk mundur," kata surat itu.

Roger Stone dan Donald Trump. Nbcnews.com

Departemen Kehakiman tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait petisi ini.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Trump telah mengkritik rekomendasi hukuman awal jaksa penuntut untuk Roger Stone dan Departemen Kehakiman kemudian membatalkan hukuman awal Stone, dan malah memutuskan untuk tidak membuat rekomendasi hukuman formal.

Pernyataan langka dari para pejabat, kebanyakan mantan jaksa penuntut karir, tetapi juga beberapa mantan pejabat politik, datang hanya dalam satu minggu ketika jaksa penuntut karir menarik diri dari sebuah kasus setelah Barr menolak rekomendasi hukumannya terhadap Roger Stone.

Barr sejauh ini tidak memberikan indikasi bahwa ia sedang mempertimbangkan untuk mundur dari jabatannya saat ini.

Menurut CNN, pergolakan di Departemen Kehakiman dimulai ketika keempat jaksa federal yang membawa kasus terhadap Roger Stone ke pengadilan menarik diri dari kasus itu pada Selasa sore setelah Barr membatalkan rekomendasi hukuman mereka beberapa jam setelah Presiden mengkritiknya di Twitter.

Barr pada hari Kamis menyatakan bahwa dia tidak dapat melakukan tugasnya setelah Trump mengomentari kasus tersebut, tetapi bersikeras bahwa Departemen Kehakiman telah bertindak dengan tepat, dan tanpa penjelasan, menyarankan hukuman yang direkomendasikan jaksa untuk Roger Stone terlalu berat.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Aktivis Lingkungan Aeshnina ke Kanada Minta Justin Trudeau Hentikan Ekspor Sampah Plastik ke Indonesia

7 hari lalu

Aeshnina Azzahra Aqilani co Captain River Warrior Indonesia (Riverin) Bergabung dalam Pawai untuk mengakhiri Era Plastik, Ottawa, Kanada 21 April 2024. Foto dok: ECOTON
Aktivis Lingkungan Aeshnina ke Kanada Minta Justin Trudeau Hentikan Ekspor Sampah Plastik ke Indonesia

Aktivis lingkungan Aeshnina Azzahra Aqilani co Captain Riverin minta PM Kanada Justin Trudeau hentikan impor sampah plastik ke Indonesia.


Donald Trump Salahkan Joe Biden atas Serangan Iran ke Israel

14 hari lalu

Mantan Presiden AS dan calon presiden dari Partai Republik Donald Trump berunjuk rasa dengan para pendukungnya pada acara
Donald Trump Salahkan Joe Biden atas Serangan Iran ke Israel

Donald Trump menilai saat ini adanya kurangnya kepemimpinan Joe Biden hingga membuat Tehran semakin berani


Trump Tolak Undangan Zelensky, Menilai Tak Pantas Kunjungi Ukraina

18 hari lalu

Kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump pada  malam pemilihan pendahuluan presiden New Hampshire, di Nashua, New Hampshire, AS, 23 Januari 2024. REUTERS/Mike Segar
Trump Tolak Undangan Zelensky, Menilai Tak Pantas Kunjungi Ukraina

Bekas Presiden AS Donald Trump menolak undangan Presiden Volodymyr Zelensky untuk menyambangi Ukraina.


Berusia 75 Tahun, NATO Hadapi Sejumlah Ancaman, Termasuk Trump

25 hari lalu

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pergi setelah konferensi persnya, menjelang KTT NATO, di Vilnius, Lithuania, 10 Juli 2023. REUTERS/Yves Herman
Berusia 75 Tahun, NATO Hadapi Sejumlah Ancaman, Termasuk Trump

Sekjen NATO mendesak Amerika Serikat tetap bersatu dengan Eropa, meski seandainya Donald Trump kembali berkuasa di Gedung Putih


Joe Biden Vs Donald Trump, Dua Lelaki Gaek Berebut Kursi Presiden AS

27 hari lalu

Foto kombinasi Joe Biden dan Donald Trump. REUTERS/Jonathan Ernst
Joe Biden Vs Donald Trump, Dua Lelaki Gaek Berebut Kursi Presiden AS

Joe Biden 81 tahun dan Donald Trump 78 tahun akan bertarung di kontestasi pemilihan Presiden AS di usia yang tak lagi muda.


Top 3 Dunia: Tanding Ulang Joe Biden vs Donald Trump, Kekecewaan Keturunan Arab di AS

29 hari lalu

Joe Biden dan Donald Trump dalam debat kandidat Presiden AS, 23 Oktober 2020.  REUTERS/Jim Bourg/Pool
Top 3 Dunia: Tanding Ulang Joe Biden vs Donald Trump, Kekecewaan Keturunan Arab di AS

Top 3 dunia adalah Joe Biden akan bertanding ulang melawan Donald Trump di Pilpres AS hingga masyarakat Arab di Amerika Serikat kecewa.


Saling Serang Calon Presiden AS: Joe Biden Ungkit Pemutih sebagai Obat, Donald Trump: Jika Tak Menang, Demokrasi Berakhir

30 hari lalu

Foto kombinasi Joe Biden dan Donald Trump. REUTERS/Mark Makela dan Tom Brenner
Saling Serang Calon Presiden AS: Joe Biden Ungkit Pemutih sebagai Obat, Donald Trump: Jika Tak Menang, Demokrasi Berakhir

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, menyindir Donald Trump, yang akan menjadi pesaingnya lagi dalam pemilihan presiden AS yang akan datang pada bulan November.


Tanding Ulang Joe Biden Vs Donald Trump, Begini Sistem Pemilu Presiden di Amerika Serikat

30 hari lalu

Donald Trump dan Joe Biden. REUTERS/Jonathan Ernst/Brian Snyder
Tanding Ulang Joe Biden Vs Donald Trump, Begini Sistem Pemilu Presiden di Amerika Serikat

Pada pemilihan Presiden AS, Joe Biden akan tanding ulang dengan Donald Trump. Bagaimana sistem pemilu di Amerika Serikat?


Top 3 Dunia: Donald Trump Ingatkan Israel Soal Gaza hingga Netanyahu Ngambek

33 hari lalu

Kandidat presiden dari Partai Republik dan mantan Presiden AS Donald Trump pada  malam pemilihan pendahuluan presiden New Hampshire, di Nashua, New Hampshire, AS, 23 Januari 2024. REUTERS/Mike Segar
Top 3 Dunia: Donald Trump Ingatkan Israel Soal Gaza hingga Netanyahu Ngambek

Berita Top 3 Dunia pada Selasa 26 Maret 2024 diawali oleh mantan presiden AS Donald Trump memperingatkan warga Israel soal Gaza


Top 3 Dunia; Donald Trump Optimis Bisa Menangkan Pemilu Presiden

42 hari lalu

Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat mengikuti pertemuan dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong di Istana di Singapura, 11 Juni 2018. REUTERS/Jonathan Ernst
Top 3 Dunia; Donald Trump Optimis Bisa Menangkan Pemilu Presiden

Top 3 dunia, Donald Trump yang sangat percaya diri bisa memenangkan pemilu presiden Amerika Serikat sampai menyampaikan kalimat sesumbar.