Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Barack Obama: Negara Akan Lebih Maju Jika Dipimpin Perempuan

image-gnews
Mantan Presiden Barack Obama berbicara selama acara Obama Foundation di Kuala Lumpur, Malaysia, 13 Desember 2019. Presiden Presiden Barack Obama berbicara selama acara Obama Foundation di Kuala Lumpur, Malaysia, 13 Desember 2019.[Lim Huey Teng / Reuters]
Mantan Presiden Barack Obama berbicara selama acara Obama Foundation di Kuala Lumpur, Malaysia, 13 Desember 2019. Presiden Presiden Barack Obama berbicara selama acara Obama Foundation di Kuala Lumpur, Malaysia, 13 Desember 2019.[Lim Huey Teng / Reuters]
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Presiden AS Barack Obama mengatakan negara akan lebih maju jika dipimpin oleh perempuan.

"Sekarang para perempuan, saya hanya ingin kalian tahu, kalian tidak sempurna, tetapi apa yang bisa saya katakan cukup tidak dapat disangkal adalah bahwa kalian lebih baik daripada kami (pria)," kata Obama dalam wawancara BBC pada Senin, saat berbicara di Singapore Expo , dikutip CNN, 17 Desember 2019.

"Saya benar-benar yakin bahwa selama dua tahun, jika setiap negara di Bumi dipimpin oleh perempuan, kalian akan melihat peningkatan yang signifikan di semua bidang...standar hidup dan output."

Seorang penasihat Obama mengkonfirmasi pernyataan Obama.

Sebuah riset mengungkap bahwa semakin banyak perempuan yang duduk di kursi pemerintahan akan membuat populasi suatu negara lebih sehat.

Laporan yang diungkapkan berdasarkan jurnal SSM-Population Health menyebut bahwa pemerintahan dengan mayoritas perempuan memiliki kesehatan yang lebih maju, seperti yang dilansir dari Business Insider, 12 Januari 2018.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Menurut laporan jurnal, dibanding dengan rekan prianya, politikus perempuan lebih memiliki pandangan condong "kiri", misalnya bagaimana perempuan lebih peka terhadap hak-hak sipil, kesetaraan sosial dan egalitarianisme, dan tentu saja mengusung hak-hak perempuan. Ini membuat kebijakan lebih memihak pada penghapusan kekerasan terhadap perempuan, dukungan terhadap jaminan kesehatan dan kebijakan ramah keluarga.

Obama juga mengatakan selama pameran bahwa ia tidak akan mengambil peran kepemimpinan politik lain. Obama juga menyalahkan generasi tua yang enggan memberi kepemimpinan kepada generasi muda.

"Jika Anda melihat dunia dan melihat masalah, biasanya generasi tua, tidak menyingkir," katanya.

"Penting bagi para pemimpin politik untuk mencoba dan mengingatkan diri sendiri bahwa Anda ada di sana untuk melakukan pekerjaan, tetapi Anda tidak ada di sana seumur hidup, Anda tidak ada di sana untuk menopang rasa mementingkan diri sendiri atau kekuatan Anda sendiri," kata Barack Obama.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


NasDem Singgung Ketimpangan Gender dan Budaya Patriarki

5 jam lalu

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat membuka diskusi daring bertema Kesiapan Sektor Ekonomi Pascapandemi yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12 bekerjasama dengan DPP Partai NasDem bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis, Rabu (22/9).
NasDem Singgung Ketimpangan Gender dan Budaya Patriarki

NasDem membahas isu ketimpangan gender dan budaya patriarki di acara Simposium Perempuan.


NasDem Gelar Simposium, Surya Paloh: Kaum Perempuan Bukan Lagi Pelengkap tapi Penentu

7 jam lalu

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh (kiri) bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (tengah), dan Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad saat menghadiri Harlah Ke-26 PKB di Balai Sidang Jakarta, Jakarta, Selasa (23/7/2024). (ANTARA/Rio Feisal)
NasDem Gelar Simposium, Surya Paloh: Kaum Perempuan Bukan Lagi Pelengkap tapi Penentu

Surya Paloh membahas soal kesetaraan gender saat menghadiri Simposium Perempuan yang digelar Partai NasDem.


Surya Paloh Sebut Perempuan Lebih Mulia Dibanding Lelaki

9 jam lalu

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (24/6/2024). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
Surya Paloh Sebut Perempuan Lebih Mulia Dibanding Lelaki

Surya Paloh menilai perempuan memiliki kelebihan yang jeuh lebih besar dibanding dengan kaum pria.


Tidak Semua Demokrat Mendukung Kamala Harris, Siapa Saja Mereka?

2 hari lalu

Presiden AS Joe Biden dan mantan Presiden Barack Obama menghadiri acara kampanye untuk kandidat senator Demokrat AS John Fetterman dan calon Demokrat untuk gubernur Pennsylvania Josh Shapiro di Philadelphia, Pennsylvania, AS 5 November 2022. REUTERS/Kevin Lamarque
Tidak Semua Demokrat Mendukung Kamala Harris, Siapa Saja Mereka?

Banyak anggota Partai Demokrat yang mengikuti langkah Biden dalam mendukung Kamala Harris, namun beberapa bersikap sebaliknya.


Barack Obama Dilaporkan Ingin Joe Biden Pertimbangkan Lagi Pencalonan di Pilpres AS 2024

6 hari lalu

Presiden AS Joe Biden dan mantan Presiden Barack Obama menghadiri acara kampanye untuk kandidat senator Demokrat AS John Fetterman dan calon Demokrat untuk gubernur Pennsylvania Josh Shapiro di Philadelphia, Pennsylvania, AS 5 November 2022. REUTERS/Kevin Lamarque
Barack Obama Dilaporkan Ingin Joe Biden Pertimbangkan Lagi Pencalonan di Pilpres AS 2024

Barack Obama secara pribadi mengatakan pada politikus Partai Demokrat agar jalan Joe biden di pilpres AS 2024 dikesampingkan


Puluhan Perusahaan di Cina Digugat karena Minta Calon Karyawan Perempuan Tes Kehamilan sebelum Resmi Diterima

7 hari lalu

Ilustrasi test pack kehamilan. Freepik.com
Puluhan Perusahaan di Cina Digugat karena Minta Calon Karyawan Perempuan Tes Kehamilan sebelum Resmi Diterima

Jaksa penuntut mengajukan gugatan melawan perusahaan di Cina yang meminta calon karyawan melakukan tes kehamilan


Bisakah Perempuan Tangani Tenaga Keamanan Laki-laki? Pelatih Ini Beri Jawaban

10 hari lalu

Ilustrasi Satpam. Antaramews.com
Bisakah Perempuan Tangani Tenaga Keamanan Laki-laki? Pelatih Ini Beri Jawaban

Perempuan di bidang keamanan tak hanya memberi kontribusi penting pada strategi pencegahan kekerasan tetapi juga membuktikan keberagaman gender.


10 Perempuan Terkaya di Dunia, Hartanya Capai Miliaran Dollar

10 hari lalu

Ada 10 daftar perempuan terkaya di dunia versi Forbes. Nomor 1 adalah Francoise Bettencourt Meyers yang hartanya mencapai puluhan miliar dollar. Foto: Women's Tabloid
10 Perempuan Terkaya di Dunia, Hartanya Capai Miliaran Dollar

Ada 10 daftar perempuan terkaya di dunia versi Forbes. Nomor 1 adalah Francoise Bettencourt Meyers yang hartanya mencapai puluhan miliar dollar.


7 Destinasi Wisata Indonesia yang Jadi Incaran Selebritas Dunia, dari Davis Beckham, Richard Gere hingga Barack Obama.

10 hari lalu

Richard Gere (kanan) di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. TEMPO/Suryo Wibowo
7 Destinasi Wisata Indonesia yang Jadi Incaran Selebritas Dunia, dari Davis Beckham, Richard Gere hingga Barack Obama.

7 destinasi wisata Indonesia ini menjadi tempat yang dituju para selebritas dunia, termasuk Borobudur, Pulau Komodo, hingga Pulau Moyo.


Baru 2 Kandidat Capim, KPK Dorong Lebih Banyak Perempuan Mendaftar

12 hari lalu

Tessa Mahardhika Sugiarto sebagai Juru Bicara KPK yang baru saat sesi perkenalan dengan awak media, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat, 7 Juni 2024. KPK resmi menunjuk mantan Penyidik berasal dari institusi Polri, Tessa Mahardhika Sugiarto sebagai Jubir KPK menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat oleh oleh Ali Fikri. Selain itu, Tessa Mahardhika juga pernah mengikuti seleksi untuk jabatan Direktur Pengaduan Masyarakat KPK pada 2020 dan Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah I pada 2023.  TEMPO/Imam Sukamto
Baru 2 Kandidat Capim, KPK Dorong Lebih Banyak Perempuan Mendaftar

Hingga kini baru dua kandidat perempuan dari total 107 pendaftar capim KPK