Trudeau Minta Dukungan Mayoritas Rakyat Kanada Hadapi Trump

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan Walikota Toronto John Tory, mengikuti parade LGBT atau Gay Pride di Toronto, Ontario, Kanada, 23 Juni 2019. Acara ini digelar komunitas LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) untuk mengenang peristiwa Stonewall yang terjadi di New York, Amerika Serikat, pada Juni 1969.  REUTERS/Chris Helgren

    Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan Walikota Toronto John Tory, mengikuti parade LGBT atau Gay Pride di Toronto, Ontario, Kanada, 23 Juni 2019. Acara ini digelar komunitas LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) untuk mengenang peristiwa Stonewall yang terjadi di New York, Amerika Serikat, pada Juni 1969. REUTERS/Chris Helgren

    TEMPO.CO, Ontario – Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau, mengatakan membutuhkan dukungan parlemen yang kuat agar bisa berhadapan dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

    Pernyataan Trudeau ini dinilai tidak biasa terlebih karena keduanya sedang berupaya memperbaiki hubungan setelah Trump menuduh Trudeau sebagai lemah dan tidak jujur pada 2018 saat negosiasi dagang kedua negara.

    Jajak pendapat menunjukkan Trudeau, yang diusung Partai Liberals, dan Andrew Scheer dari Partai Konservatif relatif berimbang. Ini mengindikasikan Partai Liberal yang menguasai parlemen kemungkinan bisa kehilangan mayoritasnya di DPR Kanada.

    “Kita perlu melanjutkan pemerintahan yang kuat dengan fokus jelas untuk membela rakyat Kanada, melawan Donald Trump, melawan kekuatan populisme dan kekacauan di seluruh dunia,” kata Trudeau kepada media di Windsor, Ontario, seperti dilansir Reuters pada Senin, 14 Oktober 2019.

    Jajak pendapat oleh lembaga Nanos Research menyebut Partai Liberal mendapat dukungan 32.3 persen dan Partai Konservatif lebih sedikit yaitu 32.1 persen.

    Sedangkan Partai New Democrats yang berhaluan kiri dan dipimpin Jagmeet Singh, mendapatkan suara cukup besar yaitu 19.2 persen. Partai ini bisa menjadi mitra dari Partai Liberal. 

    Singh mengusung program peningkatan anggaran untuk program sosial dan pengenaan tarif pajak lebih tinggi dari orang kaya.

    Trudeau dan Trump sempat terlibat ketegangan saat menegosiasikan tarif impor dan ekspor kedua negara pada 2018. 

    Torontosun melansir Trudeau mengatakna kepada warga Windsor, yang merupakan pusat industri, bahwa Kanada berhasil melawan tarif tinggi untuk ekspor baja dan aluminium oleh Trump.

    Secara terpisah, Scheer meminta warga Kanada memenangkan partainya. Dia menyebut aliansi Partai Liberal dan New Democrat bakal menciptakan defisit anggaran yang besar.

    “Itu akan menjadi pemerintahan yang membuat Justin Trudeau sebagai juru bicara dan New Democrats sebagai penentunya,” kata Scheer kepada media di Winnipeg, Manitoba.

    Singh mengindikasikan dia akan menjalin koalisi dengan Liberals, yang mengalami kesulitan mendominasi jajak pendapat sejak foto Trudeau bercat wajah hitam muncul beberapa waktu lalu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.