Oksana Voevodina Gugat Sultan Muhammad V agar Mengakui Putranya

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Oksana Voevodina dan Raja Malaysia saat menggelar resepsi pernikahan mereka di kota Moskow, Rusia. Sumber: Instagram/Rihana/asiaone.com

    Oksana Voevodina dan Raja Malaysia saat menggelar resepsi pernikahan mereka di kota Moskow, Rusia. Sumber: Instagram/Rihana/asiaone.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan istri Raja Malaysia Oksana Voevodina mengajukan gugatan ke pengadilan Rusia untuk meminta pengakuan anaknya yang baru lahir dari Sultan Muhammad V dari Kelantan.

    Model Rusia Oksana Voevodina dan Raja Malaysia Sultan Muhammad V menjadi berita utama tahun lalu setelah upacara pernikahan mewah mereka di Moskow menarik perhatian publik.

    Perceraian mereka berikutnya membuat Voevodina hidup dengan bocah lelakinya yang berumur 4 bulan yang belum diakui oleh mantan raja.

    Menurut Sputnik, 13 Oktober 2019, Oksana Voevodina, mantan model Rusia dan pemenang kontes kecantikan Miss Moscow 2015, dilaporkan telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Distrik Dorogomilovsky Moskow yang menuntut pengakuan ayah dari putranya yang berusia 4 bulan atas Sultan Mohammad V. Hakim dengan demikian akan menuntut Sultan Muhammad V agar ikut tes DNA. Jika  mantan raja menolak tes atau tidak menghadiri sidang, maka Oksana menerima pengakuan putranya.

    Perkara ini menyusul tuntutan penyelesaian tak resmi sebelumnya dari Voevodina untuk tunjangan US$ 30.000 (Rp 424 juta) per bulan untuk anak yang dilaporkan lahir pada bulan Mei dan bernama Tengku Ismail Leon Petra ibni Sultan Muhammad V, serta apartemen Moskow senilai 1,5 juta dolar AS (Rp 22 miliar) dan rumah 10 juta dolar AS (Rp 142 miliar) di London.

     
     
     
    View this post on Instagram
     
     

    Minggu lalu antara minggu yang sungguh menyedihkan dan memberi tekanan kepada saya. Buat pertama kali, anak saya Leon jatuh sakit. Leon mengalami otitis atau radang dalam telinga kerana saya tidak menyelimutkannya dengan selimut tebal selepas mandi. Cuaca pada waktu itu sungguh sejuk iaitu 6 darjah celcius lebih-lebih lagi kami tinggal diluar bandar Moscow. Walaupun perkara itu sudah berlalu namun saya rasa sangat bersalah terhadap Leon. Saya terpaksa memberikannya antibiotik dengan dos yang kuat walaupun usianya baru sepuluh minggu kerana masalah telinga yang dihadapinya boleh menyebabkannya hilang daya pendengaran. Leon juga mengalami masalah tidur dan hilang selera makan. Bagi setiap ibubapa, perkara paling ngeri yang dihadapi adalah apabila insan tersayang jatuh sakit. Insya Allah, dengan izinnya, kesihatan Leon akan bertambah baik. Terima kasih atas sokongan semua. Allah mendengar setiap doa kamu kepada Leon. Kepada seluruh ibubapa diluar sana, saya harap anak-anak kamu juga sihat, ceria dan baik-baik saja. Keluarga saya merancang untuk pergi bercuti musim panas ke Sepanyol namun doktor tidak membenarkan Leon menaiki pesawat dalam tempoh 3 hingga 4 bulan sehingga dia benar-benar sembuh. Menurut doktor, tekanan dari pesawat boleh menyebabkan komplikasi serius kepada Leon. Buat ibubapa diluar sana, boleh tak kongsikan kepada saya, jika anak-anak kamu pernah mengalami penyakit sama seperti Leon dan berapa lama tempoh mereka tidak dibenarkan menaiki kapal terbang? Selain itu, umur berapakah waktu yang sesuai dan selamat untuk anak kecil menaiki pesawat?

    A post shared by Rihana Oksana Petra (@rihanapetra) on

    Pasangan itu menikah secara tertutup di Malaysia pada Juni 2018 diikuti dengan upacara mewah di Moskow beberapa bulan kemudian. Voevodina, yang masuk Islam dan mengubah namanya menjadi Rihana Oksana Petra, menikahi mantan raja, tetapi tidak pernah dimahkotai oleh dewan penguasa Malaysia.

    Sultan turun takhta pada Januari 2019 di tengah tekanan dari masyarakat Malaysia dan meningkatnya publisitas yang disebabkan pernikahannya. Saat itu ia masih menjadi penguasa Provinsi Kelantan, dan berpendapat bahwa ia menceraikan Voevodina pada Juni 2019 dengan menggunakan prosedur Islam yang tidak dapat dibatalkan atau talaq tiga, yang dilaporkan diberikan oleh Pengadilan Kelantan Syariah, menurut pengacara mantan raja asal Singapura, Koh Tien Hua.

    Dalam sebuah pernyataan resmi yang kemudian dikeluarkan oleh Istana Kerajaan, Sultan Muhammad V menyatakan penyesalannya atas pilihan pribadi yang dibuat dalam kehidupan pribadinya. Dia menyangkal mantan istrinya atas kebohongan di media sosial dan pencemaran nama baiknya dari keluarga kerajaan, tetapi tidak menguraikan alasan pasti perceraian pasangan itu.

    Pengacara sultan, Koh Tien Hua, juga menegaskan sikapnya dengan mengatakan belum ada bukti obyektif mengenai ayah biologis anak itu.

    Oksana, mantan model berusia 27 tahun itu berpendapat bahwa dia tidak menerima konfirmasi perceraian dan bersikeras bahwa mantan raja itu adalah ayah bagi putranya, Leon, yang sebelumnya mengatakan dalam sebuah wawancara dengan MailOnline bahwa dia sangat mirip ayahnya dan dia memiliki wajah yang terlihat seperti orang Asia ini.

    "Saya tidak perlu membuktikan kepada siapapun karena (Leon) adalah putranya, lahir dalam pernikahan resmi dan dia adalah bayi yang direncanakan dan diinginkan," kata Voevodina.

    Baik Sultan Muhammad V maupun pengacaranya belum mengomentari gugatan pengakuan anak dari Oksana Voevodina.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.