Kisah Oksana Voevodina Gadai Cincin Nikah Hadiah Sultan Muhammad

Reporter:
Editor:

Maria Rita Hasugian

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Viral foto pernikahan Sultan Muhammad V dari Malaysia dengan Miss Moscow 2015 Oksana Voevodina.[Facebook/Ezzat Tahir]

    Viral foto pernikahan Sultan Muhammad V dari Malaysia dengan Miss Moscow 2015 Oksana Voevodina.[Facebook/Ezzat Tahir]

    TEMPO.CO, Jakarta - Ratu kecantikan Rusia, Oksana Voevodina mengungkapkan dia terpaksa menggadaikan cincin pernikahannya dengan Sultan Muhammad V dari Kelantan, Malaysia  untuk membayar biaya pengobatan saat hamil. Keduanya kini telah bercerai.

    Voevodina, 27 tahun, menggadaikan cincin pernikahannya Jacob Arabo senilai 203 ribu euro atau setara Rp 3,5 miliar. Ia menggadaikan itu dengan harga tiga kali lebih murah karena dia sangat membutuhkan uang untuk menyelamatkan kehamilannya.

    "Saya dulu menggunakan uang itu untuk biaya pengobatan di Swiss karena berisiko kehilangan bayi," kata Voevodina, saat diwawancara Daily Mail, seperti dilaporkan Asia One, 9 Oktober 2019.

    Pada 21 Mei lalu, Voevodina melahirkan anak laki-laki hasil pernikahannya dengan Sultan Muhammad V.

    Keduanya menikah pada 7 Juni tahun 2018 saat Sultan Muhammad V menjadi raja Malaysia. Keduanya bercerai pada 22 Juni lalu di Singapura berdasarkan hukum syariah.

    Sumber Istana mengungkapkan perceraian itu disebabkan Sultan tidak bahagia karena foto-foto pesta pernikahan mewah mereka muncul di media online. Padahal pesta itu sifatnya pribadi.

    Setelah perceraian itu, Voevodina tinggal di apartemen di Moscow bersama anak laki-lakinya. Dia membesarkan sendiri anaknya. Voevodina mendapat mobil mewah hadiah pernikahan.

    Dia juga mendapat rumah seharga 8 juta euro di London, apartemen di Moscow senilai 1,2 juta euro, dan 24 ribu euro setiap bulan untuk biaya membesarkan anak laki-laki hasil pernikahannya dengan Sultan Muhammad V.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gempa Maluku Utara dan Guncangan Besar Indonesia Selama 5 Tahun

    BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami. Peringatan ini menyusul Gempa Maluku yang terjadi di Jailolo, Maluku Utara, Kamis, 14 November 2019.