Pesan Hiasan Moana, Toko Bakery Malah Buat Kue Bertema Marijuana

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Unggahan Facebook kue ganja telah mengumpulkan lebih dari 12.000 reaksi dan telah dibagikan lebih dari 13.000 kali.[Kensli Taylor Davis/Facebook/Stuff.co.nz]

    Unggahan Facebook kue ganja telah mengumpulkan lebih dari 12.000 reaksi dan telah dibagikan lebih dari 13.000 kali.[Kensli Taylor Davis/Facebook/Stuff.co.nz]

    TEMPO.CO, Jakarta - Seorang karyawan toko kue dipecat setelah membuat kue bergambar ganja karena salah dengar pesanan antara Moana dan Marijuana.

    Peristiwa itu mulai mendapat perhatian pada 2 Juli, ketika Kensli Taylor Davis berbagi unggahan Facebook dengan gambar kue ulang tahun ke-25 yang dibeli dari Dairy Queen.

    Tampak kue berhias gambar daun ganja dan My Little Pony tinggi merokok dengan mata merah.

    Baca juga: Sehari Setelah Dilegalkan, Persediaan Ganja Kanada Menipis

    Davis mengatakan bahwa ibunya memesan kue bertema Moana dari Milledgeville, Georgia, Dairy Queen. Sebaliknya, dia malah mendapat kue bertema ganja.

    Unggahan tersebut telah mengumpulkan lebih dari 12.000 reaksi dan telah dibagikan lebih dari 13.000 kali, menurut laporan Stuff.co.nz, 13 Juli 2019.

    "Kupikir mereka mengira dia berkata 'marijuana' karena kita berasal dari Georgia selatan dan agak beraksen. Jadi, 'Moana,' marijuana?" kata Davis mengatakan kepada WMAZ-TV di Georgia. Moana sendiri adalah karakter gadis petualang dari Disney.

    Baca juga: Thailand Negara ASEAN Pertama yang Legalkan Ganja untuk Medis

    Namun Cassandra Walker, ibu dua anak dari Georgia yang membuat kue, tidak merasa itu sesuatu yang lucu.

    Dia mengatakan kepada USA Today bahwa dia membuat kue ganja itu setelah manajernya mengatakan kepadanya bahwa pesanan kue ganja dari ibu Davis tidak masalah.

    Walker mengatakan Dairy Queen memecatnya karena kesalahan itu pada hari Senin, yang merupakan hari ulang tahunnya.

    "Ini tidak lucu buat saya," kata Walker dalam sebuah wawancara telepon dengan USA Today. "Ini waktu masuk sekolah. Aku punya dua gadis kecil di sini. Aku punya mobil yang perlu diperbaiki. Tidak lucu bagiku."

    Walker, yang telah bekerja di Dairy Queen selama kurang lebih satu tahun, mengatakan proses pembuatan kue yang sekarang viral diawasi oleh manajer yang salah dengar pesanan.

    "Manajer itu berdiri di belakangku sementara aku mencari gambar-gambar itu dari internet," kata Walker. "Dia berjalan saat aku menghias kue. Saat aku mengemas kue itu, dialah yang berjalan ke depan."

    Dia berkata bahwa dia diberitahu oleh Al Autry, yang merupakan salah satu pemilik Dairy Queen, bahwa dia tidak bisa dipekerjakan lagi.

    Baca juga: Kurir Ganja Salah Alamat Terekam Kamera Pengawas

    "Penghias kue kami mendesain kue berdasarkan apa yang dia pikir dia dengar pesanan pelanggan. Ketika pelanggan mengambilnya dan mengatakan itu bukan apa yang dia pesan, kami segera meminta maaf atas kesalahan itu dan menawarkan untuk mendesain ulang seperti yang dia maksudkan. Pelanggan mengatakan itu baik-baik saja, membayar kue dan pergi," kata Autry.

    Pernyataan itu tidak membahas klaim Walker bahwa dia dipecat.

    Walker menambahkan bahwa pada Kamis sore, seorang manajer Dairy Queen, manajer yang berbeda saat menerima pesan kue yang dikira marijuana, telah menelepon dan menawarinya bekerja kembali. Namun Walker menolak bekerja lagi di toko kue tersebut.

    Baca juga: Unik, Restoran Ini Bius Lobster dengan Ganja Sebelum Dimasak

    Walker mengatakan karena Georgia adalah negara bagian yang memberlakukan At-Will Employment (istilah dalam UU Ketenagakerjaan AS yang memberikan wewenang perusahaan memutus kontrak sepihak), dia tidak punya banyak pilihan selain pindah.

    Davis, sang penerima 'kue marijuana', tidak menanggapi pesan Facebook dari USA Today untuk meminta komentar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.