Erdogan: Proyek Jet F-35 Bisa Gagal Total Jika Turki Dikeluarkan

Reporter:
Editor:

Eka Yudha Saputra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengecam pernyataan Penasehat Keamanan AS, John Bolton, agar negaranya melindungi pasukan milisi Kurdi YPG pasca penarikan pasukan AS dari Kota Manbij, Suriah. Reuters.

    Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengecam pernyataan Penasehat Keamanan AS, John Bolton, agar negaranya melindungi pasukan milisi Kurdi YPG pasca penarikan pasukan AS dari Kota Manbij, Suriah. Reuters.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan proyek jet tempur F-35 bisa gagal jika Turki tidak berpartisipasi.

    Menurut Erdogan, tidak adil jika mengeluarkan Turki dari proyek F-35 karena membeli S-400 Rusia.

    Baca: Jet Tempur F-35 Digodok 11 Negara, Ini Kekuatannya

    Pembelian S-400 oleh Turki membuat hubungan Ankara dengan Washington merenggang dan AS memperingatkan akan memberikan sanksi bagi Turki jika membeli S-400.

    Seperti anggota NATO lainnya, Turki adalah pembeli prospektif dan mitra dalam proyek produksi F-35.

    Untuk mengatasi masalah S-400 dan F-35, Turki mengajukan kelompok kerja bersama untuk meninjau dampak pembelian S-400, namun AS tidak menanggapi proposal Turki.

    Pesawat tempur siluman Lockheed Martin F-35B mendarat vertikal di atas kapal induk serbu amfibi USS selama operasi mereka di perairan pulau paling selatan Jepang Okinawa 23 Maret 2018. Pesawat ini juga mampu lepas landas maupun mendarat di landasan pacu yang pendek maupun pendaratan vertikal. REUTERS/Issei Kato

    Menurut laporan Reuters, 1 Mei 2019, Erdogan mengatakan selama acara industri pertahanan, mereka yang mengeluarkan Turki dari proyek F-35 tidak mengingat proses dan tujuan proyek serta keterlibatan Turki.

    "Kami tentu tidak akan tinggal diam terhadap hak kami untuk membela diri diabaikan, dan terhadap upaya untuk memukul kami," kata Erdogan.

    "Ini adalah jenis proses yang ada di balik perjanjian S-400 yang kami capai dengan Rusia."

    Baca: Pakar Sebut Alasan AS Takut S-400 karena Bisa Jatuhkan F-35

    "Saat ini, kita sedang mengalami ketidakadilan yang sama, atau lebih tepatnya pengayaan F-35...Biarkan saya terus terang: Sebuah proyek F-35 di mana Turki dikeluarkan akan gagal total," kata Erdogan, menambahkan bahwa Turki juga bekerja cepat untuk mengembangkan sistem pertahanan udaranya sendiri.

    Komentar Recep Tayyip Erdogan dilontarkan setelah peringatan bahwa Turki bisa dikeluarkan dari proyek F-35, sehari setelah ia membahas pembelian S-400 dan proposal kelompok kerja melalui telepon dengan Donald Trump.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.