Gereja Notre-Dame Kebakaran, Donald Trump Tawarkan Bantuan

Reporter:
Editor:

Suci Sekarwati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orang-orang yang berada di luar Katedral Notre Dame di Paris, Prancis berdoa, Senin malam, 15 April 2019. {CNN}

    Orang-orang yang berada di luar Katedral Notre Dame di Paris, Prancis berdoa, Senin malam, 15 April 2019. {CNN}

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan duka cita mendalam kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron atas musibah kebakaran di gereja katedral Notre-Dame de Paris pada Senin malam, 15 April 2019. Ucapan duka cita itu disampaikan Trump lewat sambung telepon pada Selasa, 16 April 2019.

    "Notre-Dame akan terus menjadi simbol nasional Prancis, termasuk kebebasan beragama dan demokrasi," kata Juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, seperti dikutip dari reuters.com, Rabu, 17 April 2019.

    Lonceng gereja Notre-Dame de Paris berdentang pada 12 September 2001 atau saat Amerika Serikat mengalami serangan teror pada 11 September 2001 waktu setempat atau yang dikenal serangan 9/11. Sanders meyakinkan lonceng gereja itu akan berdentang lagi.

    Baca: Kepolisian Menyelidiki Kebakaran Gereja Notre-Dame de Paris

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama putrinya Ivanka Trump melakukan pertemuan dengan CEO Apple, Tim Cook, Rabu malam, 6 Maret 2019. Sumber: dailymail.co.uk

    Baca: Ahli Ungkap Alasan Kebakaran Katedral Notre Dame Sulit Dipadamkan

    Selain menyampaikan ucapan duka cita, Trump juga menawarkan bantuan untuk merehabilitasi gereja katedral Notre-Dame de Paris. Tidak dilaporkan bagaimana reaksi Macron menanggapi tawaran bantuan Amerika Serikat itu.

    Dalam tempo 24 jam, perusahaan-perusahaan raksasa asal Prancis, miliarder dan pemerintah lokal beramai-ramai mendonasikan uang mereka untuk pembangunan kembali gereja katedral Notre-Dame de Paris. Setidaknya telah terkumpul uang lebih dari 700 juta euro atau sekitar Rp 11 triliun, dimana dari jumlah tersebut sebesar 500 juta euro berasal dari tiga miliarder Prancis, yakni Kering, LVMH dan L’Oreal.

    Musibah kebakaran juga mendorong masyarakat Amerika Serikat ikut menyumbangkan uang. French Heritage Society dan Go Fund Me telah menjadi lembaga yang bermarkas di New York yang menawarkan bantuan penggalangan dana.

    Saat ini masih belum bisa di proyeksi berapa kerugian yang dialami gereja katedral Notre-Dame de Paris akibat musibah ini. Penyebab kebakaran pun masih di investigasi. Dugaan sementara kebakaran karena kecelakaan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.